Taipei, 12 Mei (CNA) Jembatan Danjiang resmi dibuka untuk lalu lintas sekitar tengah hari Selasa (12/5), dengan kendaraan terus melintas di jembatan yang telah lama dinantikan tersebut, yang menghubungkan distrik Tamsui dan Bali di New Taipei.
Banyak warga datang sejak pagi untuk mendapatkan tempat sebelum pembukaan, bahkan ada yang bepergian dari berbagai daerah di Taiwan hanya untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Selain arus mobil dan sepeda motor yang terus memasuki jembatan, kerumunan besar pejalan kaki memadati dek jembatan dan area sekitarnya. Banyak orang berhenti untuk mengambil foto dan video, sementara suasana meriah menarik semakin banyak pengunjung sepanjang hari.
Namun, menurut laporan media lokal, sejumlah pengunjung mengaku frustrasi karena pengaturan arus lalu lintas dan jalur pejalan kaki di jembatan dianggap membingungkan.
"Orang-orang masih agak bingung soal harus berjalan di mana dan apakah beberapa bagian bisa dilalui dua arah," ujar seorang pengunjung.
Perdebatan mengenai lebar jalur sepeda motor yang hanya 2,5 meter juga terus menyoroti kekhawatiran soal keselamatan. Namun, sebelumnya, Kementerian Transportasi dan Komunikasi pada 7 Mei menyatakan hal itu telah memenuhi standar desain jalan raya.
Insiden juga terjadi ketika seorang pengendara motor besar berpelat putih diduga menerobos jalur mobil, sebelum akhirnya dihentikan polisi. Ia dikenai empat surat tilang dengan total denda yang dapat mencapai NT$61.800 (Rp34,3 juta), sementara pelatnya disita dan kendaraannya diderek untuk diamankan.
Sementara itu, seorang pengendara motor besar berpelat kuning menabrak sebuah mobil penumpang pribadi di depannya, diduga karena ia tidak memerhatikan kondisi lalu lintas, kata kepolisian, menambahkan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan kadar alkohol kedua pihak nol dan penyelidikan masih berlangsung.
Pihak berwenang memperkirakan jembatan ini akan membantu mengurangi kemacetan kronis di sekitar Jembatan Guandu serta mempersingkat jarak perjalanan antara Tamsui dan Bali sekitar 15 kilometer, sehingga waktu tempuh dapat dipangkas sekitar 25 menit.
Kepolisian menyebutkan bahwa jembatan tersebut dirancang dengan jalur terpisah untuk mobil dan sepeda motor, serta dilengkapi jalur pejalan kaki dan sepeda guna meningkatkan kelancaran lalu lintas dan keselamatan.
Polisi dan relawan lalu lintas juga ditempatkan di titik-titik akses utama untuk membantu mengarahkan kendaraan selama masa pembukaan.
Langkah pengaturan lalu lintas saat hari libur juga sedang disiapkan, termasuk pembatasan bagi truk besar selama jam-jam ramai wisatawan di sekitar Tamsui dan pesisir utara.
Kepolisian mengingatkan pengendara bahwa berhenti di atas jembatan untuk berfoto dilarang dan dapat dikenai denda antara NT$3.000 hingga NT$6.000, karena jembatan tersebut diklasifikasikan sebagai jalan cepat.
Otoritas transportasi New Taipei juga memperingatkan operator drone agar tidak menerbangkan perangkatnya terlalu dekat dengan jembatan atau jalan di sekitarnya. Pelanggaran dapat dikenai denda hingga NT$300.000.
Menjadi jembatan kabel pancang asimetris bertiang tunggal terpanjang di dunia dengan bentang hampir 1 kilometer, Jembatan Danjiang dirancang mendiang arsitek Zaha Hadid, dan disebut pejabat sebagai ikon internasional baru bagi Taiwan.
(Oleh Wang Hung-kuo, Lee Hsin-Yin, dan Jason Cahyadi)
Selesai/