Taipei, 13 Mei (CNA) Dua pria ditangkap setelah diduga membobol enam toko Shopee self-pickup di Taiwan utara selama periode sembilan hari dan mencuri sekitar NT$1 juta (Rp554,6 juta) dalam bentuk tunai, kata Biro Investigasi Kriminal (CIB) pada hari Selasa (12/5).
Dalam konferensi pers terkait kasus tersebut, para penyidik mengatakan pencurian terjadi pada akhir Maret di toko-toko di New Taipei, Taoyuan, dan Kabupaten Hsinchu, di mana para tersangka menggunakan gerinda sudut dan batang logam untuk membongkar mesin pembayaran di dalam toko tanpa awak tersebut sebelum melarikan diri dengan membawa uang tunai.
Pejabat CIB mengatakan rekaman kamera pengawas dan bukti yang dikumpulkan dari beberapa lokasi kejahatan menunjukkan bahwa dua pria yang sama bertanggung jawab atas keenam insiden tersebut.
Polisi mengidentifikasi para tersangka bermarga Lin (林) dan Yang (楊), keduanya berusia 40-an dan memiliki catatan kriminal sebelumnya terkait narkoba dan pencurian.
Penyidik mengatakan pasangan tersebut diduga menargetkan toko-toko di daerah yang relatif terpencil dan melakukan pencurian pada dini hari saat jumlah orang di sekitar lebih sedikit.
Polisi melakukan penggerebekan terkoordinasi pada 28 Maret dan menangkap kedua pria tersebut, satu di Distrik Tucheng, New Taipei, dan satu lagi di Distrik Pingzhen, Taoyuan, serta menyita barang-barang yang diduga digunakan untuk membobol, termasuk alat listrik, linggis, dan kunci master yang biasa digunakan untuk sepeda motor.
Kedua tersangka telah dipindahkan ke Kantor Kejaksaan Distrik New Taipei untuk penyelidikan atas dugaan pencurian dengan pemberatan, kata CIB.