New Taipei, 30 Apr. (CNA) Seorang ibu telah dirujuk ke kejaksaan untuk penyelidikan setelah putra kecilnya jatuh hingga tewas dari balkon keluarga pada Selasa (28/4) saat ia sedang menjemput putra sulungnya dari sekolah, kata otoritas setempat hari Rabu.
Kepolisian di New Taipei merespons panggilan dari warga setempat tak lama setelah pukul 20.00 pada Selasa dan, saat tiba, menemukan bocah berusia empat tahun tersebut tidak responsif dan tanpa tanda-tanda vital.
Bocah tersebut, yang jatuh dari gedung lebih dari sepuluh lantai di Distrik Yonghe, New Taipei, segera dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan namun tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal setelah pukul 21.00, kata polisi kepada wartawan.
Menurut kepolisian, bocah itu diyakini telah memindahkan kursi ke balkon dan berdiri di atasnya, tampaknya berusaha mencari ibunya sebelum akhirnya terjatuh.
Kepolisian mengatakan sang ibu telah pergi menjemput putra sulungnya saat kecelakaan terjadi, sementara ayahnya sedang dalam perjalanan bisnis.
Ibu tersebut dibawa untuk diinterogasi pada Selasa malam, setelah itu ia dirujuk ke kejaksaan untuk penyelidikan atas dugaan kelalaian yang menyebabkan kematian dan pelanggaran terhadap Undang-Undang Perlindungan Kesejahteraan dan Hak Anak dan Remaja, menurut kepolisian.
Di bawah Undang-Undang Perlindungan Kesejahteraan dan Hak Anak dan Remaja, meninggalkan anak di bawah enam tahun atau mereka yang membutuhkan perawatan khusus tanpa pengawasan, atau dalam perawatan orang yang tidak layak, merupakan pelanggaran yang dapat dikenai denda hingga NT$15.000 (Rp8,23 juta). Orang tua juga dapat diwajibkan mengikuti pendidikan pengasuhan empat hingga 50 jam.
Selesai/JC