Pria yang tikam tetangganya karena suara TV dijatuhi hukuman 8 tahun penjara

31/03/2026 16:51(Diperbaharui 31/03/2026 16:51)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Pengadilan Distrik Taichung. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 
Pengadilan Distrik Taichung. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 

Taichung, 31 Mar. (CNA) Seorang pria di Taichung dijatuhi hukuman delapan tahun empat bulan penjara pada Selasa (31/3) karena menikam dua orang saat terjadi perselisihan akibat suara bising dari televisi tetangganya.

Putusan ini masih dapat diajukan banding.

Pengadilan Distrik Taichung menyatakan pria berusia 24 tahun bermarga Lin (林) bersalah atas dua dakwaan percobaan pembunuhan, dengan hukuman masing-masing 7 tahun 2 bulan dan 6 tahun, sehingga total menjadi 8 tahun 4 bulan.

Menurut kejaksaan, Lin mendatangi rumah tetangganya yang berusia 71 tahun bermarga Chen (陳) di Distrik Wufeng pada 16 Oktober tahun lalu, mengeluhkan bahwa suara TV Chen terlalu keras.

Seorang pekerja bengkel mobil bermarga Shih (施) (71), yang mendengar pertengkaran tersebut, mencoba melerai, namun juga ikut diserang.

Lin kemudian menggunakan pisau buah untuk menikam Chen dan Shih, menyebabkan Shih mengalami luka tusuk di dada dan hemotoraks, sementara Chen menderita luka tusuk di bagian belakang leher dan dahi. Keduanya dirawat di rumah sakit dan kemudian selamat.

Setelah penyerangan, Lin pulang ke rumah dan menelepon polisi. Petugas menangkapnya di luar kediaman Chen dan menyita senjata yang digunakan.

Kejaksaan mengatakan Lin sebelumnya telah divonis pada tahun 2023 atas serangan serupa menggunakan pisau terhadap tetangganya, sehingga menimbulkan kekhawatiran atas perilaku kekerasan yang berulang.

(Oleh Su Mu-chun, Lee Hsin-Yin, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.