Pria minta maaf karena tampar pekerja paruh waktu CPBL di Tainan

31/03/2026 09:03(Diperbaharui 31/03/2026 09:03)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Stadion Bisbol Internasional Asia-Pasifik Tainan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Stadion Bisbol Internasional Asia-Pasifik Tainan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Tainan, 31 Mar. (CNA) Seorang pria bermarga Chiang (蔣) hari Senin (30/3) meminta maaf karena menampar seorang pekerja paruh waktu di Chinese Professional Baseball League (CPBL) pada akhir pertandingan di Tainan pada Minggu. 

Insiden tersebut terjadi selama pertunjukan setelah pertandingan bisbol antara Uni Lions dan TSG Hawks, yang merupakan pertandingan musim reguler pertama di Stadion Bisbol Internasional Asia-Pasifik Tainan yang baru dibuka.

Chiang meminta maaf dalam sebuah unggahan di Facebook, mengatakan bahwa ia sangat menyesal telah melukai karyawan CPBL dan kehilangan kendali atas emosinya.

Dalam sebuah video yang diunggah di Threads, Chiang (49) terlihat bertengkar dengan tiga pekerja paruh waktu CPBL dan kemudian menampar salah satu dari mereka yang bermarga Tsai (蔡) di sisi kiri kepalanya.

CPBL mengatakan dalam sebuah unggahan di Facebook bahwa stafnya mencoba mengawal Chiang kembali ke tempat duduknya.

Kepolisian menerima laporan tentang insiden tersebut pada pukul 19.30 dan mengawal Chiang ke kantor polisi untuk diinterogasi atas dugaan penyerangan.

Didampingi seorang supervisor, Tsai pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan mendokumentasikan cederanya. Menurut CPBL, ia kemudian melaporkan serangan tersebut ke kepolisian untuk mengambil langkah hukum.

Dalam sebuah pernyataan, CPBL mengatakan bahwa mereka tidak menoleransi kekerasan dan akan sepenuhnya membantu dalam proses hukum.

Liga juga melarang Chiang menghadiri pertandingan di masa depan untuk memastikan keselamatan stafnya.

Menyusul laporan tersebut, Sinfujia Realty, tempat Chiang bekerja, mengumumkan dalam sebuah pernyataan di halaman Facebook-nya bahwa mereka telah memecat Chiang karena perilaku yang melanggar peraturan dan nilai inti perusahaan.

Kantor Kejaksaan Distrik Tainan mengatakan kepolisian sedang mengumpulkan bukti terkait kasus tersebut.

(Oleh Yang Ssu-jui, Lee Chieh-yu, dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.