Taiwan akan izinkan keluarga dengan anak di bawah 12 tahun pekerjakan PLRT migran

19/03/2026 14:37(Diperbaharui 19/03/2026 15:48)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 19 Mar. (CNA) Keluarga di Taiwan dengan setidaknya satu anak di bawah usia 12 tahun akan diizinkan mengajukan permohonan untuk mempekerjakan penata laksana rumah tangga (PLRT) migran mulai 13 April di bawah kebijakan baru yang bertujuan untuk meringankan beban pengasuhan anak.

Berbicara di Yuan Eksekutif (Kabinet) pada Rabu (18/3), Menteri tanpa Portofolio Chen Shih-chung (陳時中) mengatakan pemerintah telah memutuskan untuk melonggarkan aturan saat ini, yang hanya memperbolehkan keluarga dengan tiga anak di bawah usia 6 tahun dan kerap dianggap terlalu ketat.

Akibatnya, hanya 2.003 dari lebih dari 870.000 pekerja migran di Taiwan yang dipekerjakan sebagai PLRT hingga akhir Januari, melakukan tugas rumah tangga seperti membersihkan dan memasak, menurut Kementerian Ketenagakerjaan (MOL).

Di bawah aturan yang dilonggarkan ini, keluarga dengan satu anak di bawah usia 12 tahun dapat mengajukan permohonan untuk mempekerjakan PLRT migran, asalkan membayar gaji bulanan minimal NT$20.000 (Rp10,6 juta), ditambah biaya keamanan kerja sebesar NT$5.000 per pekerja.

Biaya keamanan adalah pungutan pemerintah yang digunakan untuk mendukung kesejahteraan tenaga kerja dan pengelolaan pekerja migran.

Sementara itu, pemberi kerja asing akan diwajibkan membayar NT$10.000 per pekerja per bulan.

Struktur biaya ini sama dengan yang berlaku bagi pemberi kerja Taiwan dan asing yang saat ini diizinkan mempekerjakan PLRT migran.

Sementara itu, Su Yu-kuo (蘇裕國), seorang pejabat Direktorat Jenderal Pengembangan Tenaga Kerja MOL, mengatakan lebih dari 1,44 juta rumah tangga dapat memenuhi syarat di bawah aturan yang diperluas ini.

Rumah tangga yang kurang mampu atau berkebutuhan khusus, tambahnya, akan menerima peninjauan prioritas atas permohonan mereka untuk membantu mereka mempekerjakan pekerja lebih cepat.

Su mengatakan kebijakan ini hanya melonggarkan kriteria kelayakan, sementara negara asal PLRT migran tetap Filipina, Indonesia, Vietnam, dan Thailand.

Ketika ditanya apakah kebijakan ini dapat memengaruhi pasar tenaga kerja, Chen mengatakan bahwa dengan aplikasi yang akan dibuka pada 13 April, MOL akan menawarkan pelatihan kejuruan, insentif kerja, dan subsidi hidup untuk membantu pengasuh anak lokal dan pekerja layanan rumah tangga beralih ke peran baru.

(Oleh Lai Yu-chen, Sunny Lai, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.