Konflik Timur Tengah pengaruhi 2.364 pelancong Taiwan

03/03/2026 16:32(Diperbaharui 03/03/2026 16:32)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Bandara Internasional Taoyuan Taiwan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Bandara Internasional Taoyuan Taiwan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 3 Mar. (CNA) Sebanyak 87 rombongan tur yang terdiri dari 2.364 warga Taiwan telah terdampak sejak pecahnya perang di Timur Tengah pada 28 Februari yang menyebabkan beberapa negara menutup wilayah udaranya, menurut data yang dirilis Selasa (3/3) oleh Direktorat Jenderal Pariwisata (TA).

Angka tersebut termasuk 36 rombongan dengan 949 wisatawan yang membatalkan perjalanan mereka dan menerima pengembalian dana serta 51 rombongan dengan 1.415 wisatawan yang penerbangan pulangnya ke Taiwan terganggu.

Di antara mereka yang terdampar di luar negeri, lima rombongan dengan 121 wisatawan telah menaiki penerbangan pulang, kata ditjen tersebut.

Agen perjalanan telah diminta untuk membantu mengatur penerbangan pulang bagi mereka yang masih berada di luar negeri dan menyediakan akomodasi serta makanan selama mereka menunggu keberangkatan, tambah TA.

Saat ini, Emirates mengoperasikan dua penerbangan pulang-pergi setiap hari antara Dubai dan Bandara Internasional Taoyuan, sementara Etihad mengoperasikan satu penerbangan pulang-pergi setiap hari antara Etihad dan Bandara Internasional Taoyuan.

Ketiga layanan tersebut pada hari Selasa telah dibatalkan, menurut situs web bandara Taoyuan.

Maskapai yang berbasis di Uni Emirat Arab dan Qatar telah membatalkan sebagian besar penerbangan mereka sejak Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada hari Sabtu, tetapi layanan pada sejumlah penerbangan terbatas telah dilanjutkan hari Senin.

(Oleh Yu Hsiao-han, Wu Kuan-hsien, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.