Terapi suntik di Kaohsiung redakan nyeri punggung pekerja migran

15/02/2026 11:06(Diperbaharui 15/02/2026 11:06)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Dokter bedah saraf, Liu Yao-ju. (Sumber Foto : Kaohsiung Municipal Siaogang Hospital)
Dokter bedah saraf, Liu Yao-ju. (Sumber Foto : Kaohsiung Municipal Siaogang Hospital)

Taipei, 15 Feb. (CNA) Terapi suntik dengan panduan ultrasonografi telah membuat seorang pekerja migran yang menderita nyeri hebat dan mati rasa pada bagian belakang tubuhnya berangsur merasa rasa sakitnya berkurang signifikan, kata Kaohsiung Municipal Siaogang Hospital.

Pihak rumah sakit dalam sebuah rilis pers hari Rabu (11/2) mengatakan ada seorang pekerja migran asal Vietnam di Kaohsiung yang bantalan antarruas tulang belakangnya rusak akibat lama melakukan pekerjaan fisik berat.

Saat pertama kali berobat ke bagian bedah saraf rumah sakit, pasien hanya bisa berjalan dengan badan membungkuk dan terpincang-pincang, bahkan tidak dapat makan dan tidur karena rasa sakit yang parah, menurut rilis pers.

Setelah diagnosis, kata rumah sakit, dipastikan bahwa nyeri tersebut disebabkan oleh hernia nukleus pulposus lumbal -- kondisi di mana inti bantalan antarruas tulang belakang di daerah pinggang menonjol atau keluar dari tempatnya dan menekan saraf di sekitarnya.

Setelah dievaluasi oleh dokter bedah saraf Liu Yao-ju (劉要儒), pasien disarankan menjalani injeksi intradiskal dengan panduan ultrasonografi resolusi tinggi, kata pihak rumah sakit.

Setelah perawatan, rasa nyeri pasien berkurang drastis dan sensasi mati rasanya pun berangsur membaik, dan ia kini telah kembali bekerja, kata pihak rumah sakit.

Pihak rumah sakit menjelaskan bahwa pasien dengan hernia diskus dapat mengalami gejala seperti nyeri punggung atau leher, nyeri menjalar, mati rasa, kelemahan otot, serta keterbatasan gerak.

Metode pengobatan yang umum digunakan sebelumnya meliputi terapi konservatif dengan obat-obatan, penggunaan penyangga punggung, rehabilitasi, suntikan, hingga operasi, kata rumah sakit.

Liu mengatakan bahwa sebelumnya banyak pasien yang harus menahan rasa sakit dalam jangka panjang karena khawatir terhadap risiko operasi.

Injeksi intradiskal dengan panduan ultrasonografi resolusi tinggi, yang dikombinasikan dengan penggunaan plasma kaya trombosit autologus (PRP) berkonsentrasi tinggi dari darah pasien sendiri dapat membantu pemulihan bantalan antarruas tulang belakang, ujarnya.

Terapi ini menjadi alternatif di antara terapi konservatif dan pembedahan, khususnya bagi pasien yang tidak ingin menjalani operasi atau tidak memenuhi syarat medis untuk tindakan bedah, kata Liu.

Dalam terapi ini, kata Liu, plasma kaya trombosit yang mengandung faktor pertumbuhan diekstraksi dari darah pasien sendiri melalui teknik sentrifugasi berkecepatan tinggi. Dengan panduan ultrasonografi resolusi tinggi, PRP disuntikkan secara presisi ke dalam bantalan yang mengalami kerusakan, tambahnya.

Faktor pertumbuhan tersebut berperan dalam stimulasi perbaikan dan regenerasi jaringan, sehingga efektif memperbaiki gejala akibat kerusakan bantalan, kata Liu.

Ia menambahkan bahwa metode injeksi ini terutama cocok untuk kasus hernia diskus kronis yang tidak menunjukkan perbaikan setelah tiga hingga enam bulan terapi obat atau rehabilitasi, serta disertai gejala penekanan saraf; juga bagi pasien lanjut usia yang tidak cocok menjalani anestesi umum.

Namun, untuk pasien yang memiliki gangguan koagulasi, metastasis tumor pada tulang belakang, stenosis spinal berat, dan fraktur vertebra, kata Liu, pengobatan dengan suntikan saja kemungkinan tidak dapat memperbaiki gejala secara efektif.

(Oleh Lin Chiao-lien dan Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.