Zhang Bo-ya dari Taiwan raih medali emas di Asian Indoor Athletics Championships

15/02/2026 10:35(Diperbaharui 15/02/2026 11:35)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Pelari gawang top Taiwan, Zhang Bo-ya, merayakan kemenangan medali emasnya pada hari Minggu. (Sumber Foto : Studio Horizon / Yuet LI)
Pelari gawang top Taiwan, Zhang Bo-ya, merayakan kemenangan medali emasnya pada hari Minggu. (Sumber Foto : Studio Horizon / Yuet LI)

Taipei, 15 Feb. (CNA) Pelari gawang terbaik Taiwan, Zhang Bo-ya (張博雅), meraih medali emas pada nomor lari gawang 60 meter putri Minggu (8/2) di Asian Indoor Athletics Championships 2026 di Tianjin, Tiongkok, dengan mencatat rekor nasional baru 8,12 detik dan memastikan medali emas pertama Taiwan di ajang tersebut.

Zhang, yang dikenal sebagai "sweetheart lari gawang" Taiwan, memecahkan rekor nasional miliknya sendiri dua kali selama kompetisi.

Ia mencatat waktu 8,18 detik di babak penyisihan pada hari yang sama, melampaui rekor sebelumnya 8,27 detik yang ia buat di World Asian Indoor Athletics Championships pada Maret tahun lalu, sebelum kembali memecahkannya di final.

Memulai dari lintasan enam, Zhang sedikit lambat di awal final namun melesat setelah melewati rintangan terakhir untuk memimpin di garis akhir. Atlet Jepang, Chisato Kiyoyama dan Hitomi Nakajima, masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.

Pelatih Zhang, Wang Kuo-hui (王國慧), mengatakan kepada CNA bahwa hasil ini tidak mengejutkan, meskipun sang atlet saat ini sedang menjalani fase latihan musim dingin.

Zhang Bo-ya (kiri) bertanding di final lari gawang 60 meter putri pada hari Minggu. (Sumber Foto : Studio Horizon / Yuet LI)
Zhang Bo-ya (kiri) bertanding di final lari gawang 60 meter putri pada hari Minggu. (Sumber Foto : Studio Horizon / Yuet LI)

"Bo-ya berada dalam kondisi sangat baik selama latihan musim dingin, jadi kami menargetkan waktu 8,10 detik untuk lomba ini," kata Wang.

Wang mengatakan Zhang tidak melakukan penyesuaian latihan khusus untuk kejuaraan ini. Setelah babak penyisihan, ia fokus pada pemulihan dan perawatan, sementara pemanasan sebelum final menekankan peningkatan reaksi saat start.

Pada nomor lain hari Minggu, atlet Taiwan Lin Yu-tang (林昱堂), asal Penghu, meraih medali perak pada lompat jauh putra dengan lompatan sejauh 7,87 meter.

Bersama dengan medali perak sebelumnya dari Chen Wen-pu (陳玟溥) di nomor 60 meter putra dan Liao Yan-jun (廖晏均) di nomor 60 meter putri, Taiwan menutup kejuaraan dengan satu emas dan tiga perak.

Asosiasi Atletik Chinese Taipei mengatakan akan memberikan total hadiah sebesar NT$240.000 (Rp127,8 juta) kepada para atlet dan pelatih peraih medali, dengan Zhang menerima NT$60.000 atas prestasinya memecahkan rekor.

(Oleh Li Chien-chung, Evelyn Kao, dan Jennifer Aurelia) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.