Taiwan tempati peringkat rekor ke-24 dalam Indeks Persepsi Korupsi

15/02/2026 10:36(Diperbaharui 15/02/2026 10:36)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Gambar : transparency.org)
(Sumber Gambar : transparency.org)

Taipei, 15 Feb. (CNA) Badan Pemberantasan Korupsi (AAC) mengatakan pada hari Selasa (10/2) bahwa Taiwan naik satu peringkat ke posisi 24 secara global dalam Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Transparency International 2025, menandai hasil terbaik yang pernah diraih negara tersebut.

Dalam siaran pers, AAC di bawah Kementerian Kehakiman mengatakan bahwa Taiwan menunjukkan kemajuan yang stabil dalam evaluasi tersebut, melampaui 86 persen dari 182 negara dan wilayah yang dinilai.

Taiwan tetap berada di jajaran teratas negara-negara yang secara global dipersepsikan bersih, dengan tren meningkat yang mencerminkan pengakuan internasional yang berkelanjutan terhadap tata kelola dan upaya anti-korupsi negara tersebut, tambah lembaga itu.

AAC mengatakan akan terus menerapkan prinsip-prinsip pemerintahan Presiden Lai Ching-te (賴清德), memperkuat sistem anti-korupsi, pemantauan risiko dan pengawasan, serta bekerja sama dengan mitra domestik dan internasional untuk mempromosikan pemerintahan yang bersih dan memperkuat kredibilitas internasional Taiwan.

Menurut laporan terbaru yang dirilis Selasa, Taiwan memperoleh skor 68 poin pada skala 0-100, dengan 0 menunjukkan sangat korup dan 100 sangat bersih. Taiwan berbagi posisi ke-24 dengan Barbados dan Seychelles.

Denmark menempati peringkat teratas tahun 2025 dengan 89 poin, diikuti Finlandia dengan 88, Singapura dengan 84, serta Selandia Baru dan Norwegia yang sama-sama memperoleh 81. Rata-rata skor global adalah 42.

CPI disusun dari kombinasi setidaknya tiga sumber data dari 13 survei dan penilaian korupsi yang berbeda, yang dikumpulkan oleh berbagai institusi terkemuka termasuk Bank Dunia dan Forum Ekonomi Dunia, menurut Transparency International.

Transparency International didirikan pada tahun 1993 dan bekerja secara global untuk "menghentikan korupsi dan mempromosikan transparansi, akuntabilitas, dan integritas di semua tingkatan dan di seluruh sektor masyarakat," menurut situs resminya.

Namun, laporan tahun 2025 tidak merinci faktor-faktor spesifik yang berkontribusi pada peringkat Taiwan.

(Oleh Liu Shih-yi, Ko Lin, dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.