Pria Taichung tikam seorang wanita di taman, kabur ke jalan tol dan tertabrak mobil

29/01/2026 17:13(Diperbaharui 29/01/2026 18:13)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Polisi Taichung dan petugas darurat menghadiri lokasi kejadian di Jalan Tol Nasional 1, di mana seorang pria berusia 35 tahun bermarga Chang, tertabrak kendaraan setelah menikam seorang wanita di taman terdekat dan melarikan diri ke jalan tol dengan berjalan kaki pada hari Kamis. (Sumber Foto : kontributor pribadi)
Polisi Taichung dan petugas darurat menghadiri lokasi kejadian di Jalan Tol Nasional 1, di mana seorang pria berusia 35 tahun bermarga Chang, tertabrak kendaraan setelah menikam seorang wanita di taman terdekat dan melarikan diri ke jalan tol dengan berjalan kaki pada hari Kamis. (Sumber Foto : kontributor pribadi)

Taipei, 29 Jan. (CNA) Seorang pria yang berulang kali menikam seorang wanita di sebuah taman di Taichung pada Kamis (29/1) pagi telah ditahan setelah ia melarikan diri dengan berjalan kaki ke Jalan Tol Nasional 1 dan tertabrak mobil, kata pihak berwenang.

Kepolisian Taichung, Kantor Polisi Daya, mengatakan mereka menerima laporan pada pukul 08.11 tentang seorang wanita yang diserang dengan pisau di sebuah taman di Jalan Longshan 2.

Setibanya di taman, petugas darurat menemukan korban, seorang wanita berusia 63 tahun bermarga Lee (李), dengan delapan luka tusukan di leher, lengan kiri, punggung, dan dahi.

Lee dibawa dengan ambulans ke rumah sakit setempat, di mana ia diintubasi dan menjalani operasi darurat.

Setelah penyelidikan awal, polisi menentukan bahwa pelaku, bermarga Chang (張), telah menikam Lee setelah terjadi pertengkaran.

Sumber berita lokal melaporkan bahwa Lee mengajar kelas tari rakyat di taman tersebut, dan Chang mungkin merasa terganggu oleh volume musiknya.

Setelah penikaman, Chang melarikan diri ke Jalan Tol Nasional 1 di dekatnya, di mana ia tertabrak mobil dan terluka, kata polisi.

Menurut beberapa media, Chang, 35 tahun, baru-baru ini menulis postingan panjang di media sosial yang mengeluhkan, antara lain, kebisingan yang sering terjadi di taman dan hukuman penjara 5,5 tahun yang dijatuhkan kepadanya karena menanam ganja, yang dijadwalkan akan segera dijalaninya.

Dalam postingan tersebut, Chang juga mengancam akan membunuh orang dan mengatakan ia akan bertemu dengan keluarga dan teman-temannya serta "menjadi orang baik jika ada kehidupan berikutnya," menurut laporan media.

Polisi Taichung sedang dalam proses menyelidiki serangan tersebut, setelah itu Chang akan dipindahkan ke Kejaksaan Distrik Taichung dengan dugaan percobaan pembunuhan.

Hingga pukul 15.30, pihak berwenang belum memberikan pembaruan mengenai kondisi Lee atau Chang.

(Oleh Hao Hsueh-ching, Su Mu-chun, Matthew Mazzetta, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.