Taipei, 25 Jan. (CNA) Penembak jitu Taiwan, Liu Wan-yu (劉宛渝), meraih medali emas dalam nomor trap putri pada Kejuaraan Senapan Angin Asia 2026 pada Selasa (20/1).
Ia kemudian meraih medali perak bersama atlet Olimpiade Lin I-chun (林怡君) dan Yeh Mei-hsuan (葉美萱) yang berusia 22 tahun dalam nomor beregu Trap Putri.
Lebih dari 200 atlet dari 17 negara berkompetisi di Kejuaraan Shotgun Asia 2026 di Doha, dengan Taiwan menurunkan 13 penembak di divisi profesional dan junior.
Dalam nomor beregu, Liu, Lin, dan Yeh mencetak total 316 poin untuk meraih perak di belakang Kazakhstan yang meraih emas dengan skor 325.
Kemudian dalam kompetisi trap individu, Liu, yang menempati peringkat ketujuh di babak penyisihan, melaju ke final dan meraih emas setelah mengalahkan Eleonora Ibragimova dari Kazakhstan.
Berbicara kepada CNA, Liu mengatakan penampilannya di babak penyisihan kurang konsisten, namun ia menyesuaikan posisinya selama kompetisi, mendapatkan kembali ritmenya, dan akhirnya mencapai babak final.
Liu mengatakan para peserta di ajang tersebut masih beradaptasi dengan format babak final yang baru tahun ini, namun ia mampu menenangkan diri setelah berbicara dengan pelatihnya untuk merebut posisi teratas.
Ia bercanda bahwa kemenangannya hanya menjaga tren atlet Taiwan yang menang di awal tahun tetap hidup.
"Di awal tahun ini, Lin Yun-ju (林昀儒) di tenis meja dan Lin Chun-yi (林俊易) di bulu tangkis sudah meraih gelar, jadi saya merasa kami para penembak tidak boleh kalah dan memutus tren kemenangan," ujarnya.
Liu berharap dapat mempertahankan performanya sepanjang sisa tahun ini dan mencapai puncak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, yang akan berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober tahun ini.
Penembak senior tim, Lin I-chun, memuji penampilan rekan-rekannya di nomor beregu, sambil mencatat bahwa ia masih dalam masa pemulihan dari cedera kaki dan berjanji akan tampil lebih baik di kompetisi mendatang.
Dalam nomor skeet putra, penembak Taiwan Yang Kun-pi (楊昆弼) masuk final dengan peringkat ketiga namun finis di posisi keempat, nyaris gagal meraih medali.
Selesai/ML