Walikota konfirmasi wabah flu burung di peternakan telur di Taichung

29/01/2026 17:15(Diperbaharui 29/01/2026 17:15)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi kontributor pribadi)
(Sumber Foto : Dokumentasi kontributor pribadi)

Taipei, 29 Jan. (CNA) Wali Kota Taichung, Lu Shiow-yen (盧秀燕), mengonfirmasi pada hari Rabu (28/1) adanya wabah flu burung di sebuah peternakan telur di Distrik Fengyuan setelah adanya laporan kematian massal ayam.

Lu mengatakan bahwa hasil tes yang dilakukan di peternakan tersebut menunjukkan hasil positif flu burung, sehingga pemerintah kota mendirikan pos komando untuk mengoordinasikan langkah-langkah penanganan.

Langkah-langkah tersebut meliputi disinfeksi lokasi, pembatasan pergerakan personel dan kendaraan, penarikan kembali dan pemusnahan telur yang sudah dikirim, serta pemusnahan seluruh ayam di peternakan yang terdampak, ujarnya.

Lu menambahkan bahwa karena musim dingin merupakan musim puncak flu burung, pemerintah kota sedang memeriksa seluruh 171 peternakan ayam di Taichung.

Menurut pemerintah kota, mereka menerima laporan pada hari Selasa bahwa sebuah peternakan yang menampung lebih dari 7.000 ayam mengalami tingkat kematian yang tidak biasa. Surat pemberitahuan pengendalian pergerakan dikeluarkan pada hari yang sama.

Sekitar tengah hari pada hari Rabu, disinfeksi telah selesai dilakukan di peternakan tersebut dan di seluruh lokasi unggas dalam radius 3 kilometer, tambahnya, seraya menambahkan bahwa langkah lanjutan termasuk penelusuran dan pemusnahan telur yang sudah dijual.

Direktur Biro Pertanian Taichung, Li I-an (李逸安), mengatakan operator peternakan mengakui telah mengubur 1.700 ayam mati di lokasi dan dapat dikenai denda sebesar NT$50.000 (Rp27 juta) hingga NT$1 juta berdasarkan Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Hewan Menular.

Tseng Tzu-chan (曾梓展), direktur Biro Kesehatan Taichung, mengatakan perintah penarikan kembali telah dikeluarkan untuk telur yang dijual secara daring dan bahwa lima pekerja serta personel pemusnah akan menjalani tes darah dan pemantauan kesehatan selama lima hari, serta mengimbau masyarakat untuk memasak telur hingga matang sebelum dikonsumsi.

(Oleh Chao Li-yen, Lee Chieh-yu, dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.