Penjara Taichung akan awasi rencana pidato mantan Presiden Chen yang divonis bersalah

27/01/2026 18:10(Diperbaharui 27/01/2026 18:12)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Mantan Presiden Chen Shui-bian. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Mantan Presiden Chen Shui-bian. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 27 Jan. (CNA) Penjara Taichung mengatakan akan "menegakkan pengawasan" terhadap mantan Presiden Chen Shui-bian (陳水扁), yang sedang menjalani pembebasan bersyarat medis, setelah ia mengumumkan rencana pada  Senin (25/1) untuk memberikan sebuah pidato publik pada awal Februari.

Penjara Taichung, yang dioperasikan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di bawah Kementerian Kehakiman (MOJ), mengatakan akan menangani masalah tersebut sesuai dengan Peraturan tentang Kriteria Peninjauan dan Pengelolaan Perawatan Medis di Luar Penjara dengan Jaminan bagi Narapidana.

Chen mengatakan dalam sebuah unggahan di Facebook bahwa ia menerima undangan dari asosiasi alumni Tainan First Senior High School untuk berbicara di sebuah acara di Taipei pada 7 Februari.

Menurut unggahan tersebut, mantan presiden itu akan menyampaikan pidato berjudul "Pengaruh belajar di Tainan First Senior High School terhadap karier politik saya."

Poster promosi untuk acara tersebut menyatakan bahwa 30 menit terakhir dari pidato akan disediakan untuk sesi tanya jawab.

Penjara Taichung mengatakan bahwa meskipun Chen telah melaporkan jadwal kegiatannya, mereka akan "terus menangani dan memahami keadaan terkait" serta menegakkan pengawasan sesuai dengan peraturan.

Mantan presiden tersebut dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas berbagai tuduhan korupsi dan pencucian uang setelah dua masa jabatannya (2000-2008).

Ia dibebaskan dengan pembebasan bersyarat medis pada tahun 2015 karena kondisi kesehatannya yang menurun.

(Oleh Chao Li-yen, James Thompson, dan Jennifer Aurelia)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.