Taipei, 29 Jan. (CNA) Taiwan Power Co. (Taipower) mencatatkan laba rekor pada tahun 2025, dengan laba bersih sebesar NT$72,9 miliar (Rp38.97 triliun), kata perusahaan utilitas milik negara itu pada hari Selasa (27/1).
Hasil ini menandai pembalikan dari kerugian bersih sebesar NT$41,1 miliar pada tahun 2024 dan mengakhiri tren kerugian selama tiga tahun. Meskipun terjadi perubahan positif, Taipower mengatakan akumulasi kerugiannya masih sekitar NT$350 miliar.
Perusahaan mengatakan dewan direksinya telah menyetujui hasil keuangan tahun 2025, dengan laba yang melampaui rekor sebelumnya sebesar NT$61,7 miliar yang dicapai pada tahun 2015.
Sekitar NT$14 miliar dari laba tersebut berasal dari bisnis non-inti, termasuk peningkatan pemanfaatan properti dan pendapatan investasi, sementara pendapatan dari pembangkitan listrik mencapai hampir NT$60 miliar setelah tarif listrik dinaikkan tahun lalu, kata Taipower.
Taipower mengatakan telah menyerap sebagian besar dampak kenaikan biaya bahan bakar dalam beberapa tahun terakhir, yang didorong oleh ketegangan geopolitik termasuk perang Rusia-Ukraina, yang mendorong akumulasi kerugian menjadi lebih dari NT$420 miliar. Laba dari tahun 2025 akan digunakan untuk mengurangi kerugian tersebut.
Tarif listrik rumah tangga naik rata-rata 3,12 persen per kilowatt-jam mulai Oktober 2025, sementara tarif industri tetap tidak berubah, sebagai langkah untuk meringankan tekanan keuangan perusahaan, kata Taipower.
Perusahaan utilitas tersebut menambahkan bahwa mereka menerima subsidi pemerintah sebesar NT$50 miliar pada tahun 2023, diikuti dengan tambahan NT$250 miliar pada 2023-2024, dengan dana tersebut digunakan untuk mendiversifikasi sumber energi dan memperkuat ketahanan jaringan listrik.
Taipower mengatakan akan terus mengefisienkan pengadaan bahan bakar dan mengoptimalkan penggunaan aset sambil menjaga pasokan listrik domestik yang stabil.
Rata-rata tarif listrik rumah tangga di Taiwan sebesar NT$2,89 per kilowatt-jam tetap jauh di bawah tarif di Jepang dan Korea Selatan, sementara tarif industri juga relatif rendah, kata Taipower, seraya menambahkan bahwa tarif listrik lokal tetap kompetitif.
Selesai/IF