Penggunaan aman dan pengelolaan limbah baterai litium

29/01/2026 12:30(Diperbaharui 29/01/2026 12:30)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Foto hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Foto : Pixabay)
Foto hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Foto : Pixabay)

Taipei, 29 Jan. (CNA) Seiring meningkatnya penggunaan perangkat elektronik, pemerintah mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai risiko kebakaran baterai litium, khususnya dari perangkat lama yang tersimpan dan tidak lagi digunakan, serta menekankan pentingnya penggunaan dan daur ulang yang aman.

Jenis Perangkat yang Menggunakan Baterai Litium

Menurut Kementerian Dalam Negeri Taiwan dan pakar keselamatan listrik, baterai litium atau litium-ion merupakan baterai isi ulang yang banyak digunakan pada perangkat seperti telepon seluler, komputer jinjing, tablet, kamera, power bank, kipas angin portabel, hingga kendaraan listrik. Keunggulan baterai ini terletak pada ukuran yang ringkas dan kapasitas daya yang tinggi, namun kandungan elektrolit yang mudah terbakar membuatnya memiliki risiko keselamatan apabila tidak digunakan sesuai ketentuan.

Penyebab Baterai Litium Dapat Terbakar

Berdasarkan penjelasan Departemen Pemadam Kebakaran Taiwan, kebakaran baterai litium umumnya dipicu oleh kondisi thermal runaway, yaitu peningkatan suhu secara tidak terkendali akibat reaksi kimia berantai di dalam baterai. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh pengisian daya berlebihan, pengosongan daya ekstrem, korsleting eksternal, maupun kerusakan fisik akibat benturan, tekanan, atau tusukan.

Risiko Mengisi Daya Saat Tidur atau Ditinggal

Menurut Perusahaan Listrik Taiwan Taipower, masyarakat disarankan untuk mencabut sambungan listrik saat tidur atau meninggalkan rumah guna mencegah risiko kebakaran dan memperpanjang usia baterai. Sementara itu, Departemen Pemadam Kebakaran menegaskan bahwa pengisian daya sebaiknya dilakukan di tempat sejuk, jauh dari paparan sinar matahari langsung, sumber panas, serta bahan mudah terbakar, dan tidak diletakkan di atas tempat tidur.

Penyimpanan Baterai yang Lama Tidak Digunakan

Dinas Pemadam Kebakaran Taiwan menyebutkan bahwa baterai litium yang tidak digunakan dalam jangka panjang sebaiknya dilepas dari perangkat dan disimpan di tempat yang kering serta sejuk. Baterai juga harus dijauhkan dari benda logam untuk mencegah korsleting, dan penggunaan harus segera dihentikan apabila ditemukan tanda-tanda kerusakan seperti menggembung, bocor, berkarat, atau mengalami kenaikan suhu tidak wajar.

Risiko Baterai Lama yang Mengalami Degradasi

Menurut laman edukasi keselamatan kebakaran “消防神主牌” yang dikelola oleh petugas pemadam kebakaran garis depan, seiring waktu, struktur dan bahan kimia dalam baterai litium akan mengalami degradasi. Kondisi tersebut dapat memicu korsleting internal, sehingga baterai lama tetap berpotensi terbakar meskipun tidak sedang digunakan atau terhubung dengan sumber listrik.

Cara Membuang dan Mendaur Ulang Baterai Litium

Berdasarkan keterangan Badan Administrasi Perlindungan Lingkungan Taiwan, baterai litium bekas tidak boleh dibuang bersama sampah rumah tangga karena masih dapat menyimpan sisa daya listrik dan berpotensi menyebabkan kebakaran maupun pencemaran lingkungan. Masyarakat diimbau menyerahkan baterai bekas ke titik pengumpulan resmi, seperti toko ritel, supermarket, apotek, gerai elektronik, atau petugas daur ulang.

Langkah Aman Sebelum Menyerahkan Baterai untuk Daur Ulang

Menurut panduan keselamatan yang dibagikan oleh “消防神主牌”, masyarakat disarankan menutup terminal logam baterai menggunakan pita isolasi sebelum dibuang guna mencegah hubungan arus pendek selama proses pengangkutan. Sejumlah jalur daur ulang juga menyediakan insentif, seperti potongan harga atau poin belanja, bagi warga yang menyerahkan baterai bekas. Warga juga dapat mendapatkan informasi tempat daur ulang di portal https://recycle.moenv.gov.tw/ConvenienceServices/IRecycle

Penanganan Awal Jika Baterai Litium Terbakar

Departemen Pemadam Kebakaran Taiwan menyatakan bahwa kebakaran pada baterai litium berukuran kecil, seperti pada telepon seluler, komputer jinjing, atau power bank, dapat ditangani menggunakan alat pemadam api ringan jenis serbuk kering. Dalam kondisi tertentu, merendam baterai yang terbakar ke dalam air juga dinilai lebih efektif untuk menghentikan reaksi panas dan mencegah api menyebar.

(Oleh Chang Chia-erh dan Agoeng Sunarto)

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.