Dua beruang hitam Formosa diselamatkan dan dilepaskan kembali ke alam liar

05/04/2025 12:36(Diperbaharui 05/04/2025 12:36)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Beruang hitam Formosa betina yang diselamatkan dan dilepaskan ke alam liar pada Senin. (Sumber Foto : Direktorat Jenderal Konservasi Hutan dan Alam Cabang Taitung, 1 April 2025)
Beruang hitam Formosa betina yang diselamatkan dan dilepaskan ke alam liar pada Senin. (Sumber Foto : Direktorat Jenderal Konservasi Hutan dan Alam Cabang Taitung, 1 April 2025)

Taipei, 5 Apr. (CNA) Seekor beruang hitam Formosa jantan dan betina baru-baru ini berhasil diselamatkan dari perangkap jerat di Kabupaten Taitung dan dilepaskan kembali ke alam liar, kata Direktorat Jenderal Konservasi Hutan dan Alam.

Ini menandai penyelamatan simultan dua beruang untuk pertama kalinya, yang terjadi pada pukul 2 siang pada hari Senin (31/3) ketika tim patroli dari Desa Yanping menemukan hewan-hewan tersebut di persimpangan antara cadangan penduduk asli dan hutan milik negara, yang terletak 725 meter di atas permukaan laut, kata ditjen tersebut.

Beruang jantan tersebut berbobot 60 kilogram, sementara beruang betina berbobot 43 kilogram, kata ditjen tersebut, menambahkan bahwa kedua hewan tersebut terjebak di jerat dengan kaki depan kiri mereka, yang berjarak sekitar 10 meter.

Untungnya, luka-luka yang dialami beruang itu ringan, dan setelah menerima perawatan di tempat serta membersihkan luka-luka mereka, hingga dipantau sampai efek anestesinya hilang, katanya.

Setelah bangun, beruang tersebut berjalan dan dengan aman kembali ke habitat alami mereka, kata ditjen tersebut.

Beruang hitam Formosan jantan yang diselamatkan dan dilepaskan ke alam liar pada Senin. (Sumber Foto : Direktorat Jenderal Konservasi Hutan dan Alam Cabang Taitung, 1 April 2025)
Beruang hitam Formosan jantan yang diselamatkan dan dilepaskan ke alam liar pada Senin. (Sumber Foto : Direktorat Jenderal Konservasi Hutan dan Alam Cabang Taitung, 1 April 2025)

Penyelamatan ini merupakan tonggak penting bagi komunitas setempat, karena ini adalah pertama kalinya dua beruang hitam Formosa berhasil diselamatkan dan dikembalikan ke alam liar, kata badan tersebut.

Seorang anggota suku dari tim penyelamat mengungkapkan rasa lega dan bangga, dengan berkata, "Kami senang kami telah melakukan hal yang benar. Kami membantu tetangga kami, beruang, untuk kembali dengan aman ke rumah mereka."

Mengingat kehadiran beruang hitam Formosa yang semakin meningkat di daerah dataran rendah dan pemukiman, badan tersebut mengatakan akan terus menyediakan peralatan berburu yang ditingkatkan kepada petani lokal dan suku untuk membantu mengelola satwa liar lainnya tanpa merusak beruang yang dilindungi.

(Oleh Tyson Lu, Lee Hsin-Yin, dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.