Taipei, 16 Feb. (CNA) Suhu di Taiwan utara turun sekitar 8 derajat Celsius pada Minggu (16/2) dibandingkan sehari sebelumnya akibat kedatangan massa udara dingin, menurut Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA).
CWA menyatakan bahwa suhu tertinggi di wilayah utara Taiwan serta Kabupaten Yilan berkisar antara 18 hingga 20 derajat, turun sekitar 8 derajat dibandingkan Sabtu.
CWA mengaitkan penurunan suhu ini dengan masuknya massa udara dingin dari utara dan memperingatkan bahwa Taiwan akan mengalami perbedaan suhu yang signifikan antara siang dan malam pada Minggu.
Sementara itu, suhu di wilayah lain, termasuk Taiwan tengah dan selatan serta Kabupaten Hualien dan Taitung, akan tetap relatif hangat di kisaran 21 hingga 26 derajat.
Meteorolog independen Wu Der-rong (吳德榮) memperingatkan bahwa suhu akan terus menurun secara bertahap hingga malam hari.
Ia menambahkan bahwa perbedaan suhu siang dan malam akan berlanjut hingga Senin dan Selasa.
Pada Senin, terdapat kemungkinan besar bahwa massa udara tersebut akan mencapai level massa udara dingin benua, yang dapat menyebabkan suhu di beberapa daerah dataran rendah turun di bawah 10 derajat, kata Wu.
Suhu diperkirakan mulai naik kembali setelah massa udara dingin melemah antara Rabu dan Kamis, sebelum gelombang udara dingin berikutnya diperkirakan tiba di Taiwan pada Jumat, tambahnya, mengutip model prakiraan terbaru dari Pusat Prakiraan Cuaca Jangka Menengah Eropa (ECMWF).
Selesai/ML