Ibu 54 tahun terobos risiko usia lanjut, lahirkan anak kembar dengan selamat

18/08/2024 13:03(Diperbaharui 18/08/2024 13:03)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Fang, ibu hamil berisiko tinggi (belakang, kedua dari kiri) dari Desa Changbin, Kabupaten Taitung, berhasil hamil dan melahirkan anak kembar yang sehat. (Sumber Foto : RS Mackay Taitung)
Fang, ibu hamil berisiko tinggi (belakang, kedua dari kiri) dari Desa Changbin, Kabupaten Taitung, berhasil hamil dan melahirkan anak kembar yang sehat. (Sumber Foto : RS Mackay Taitung)

Taipei, 18 Agu. (CNA) Seorang ibu berusia 54 tahun dari Desa Changbin, Kabupaten Taitung, di bawah perawatan dokter kandungan Lee Shen-Ling (李晟令) dari Rumah Sakit Mackay Taitung, baru-baru ini berhasil hamil dan melahirkan sepasang bayi kembar laki-laki dan perempuan yang sehat.

RS Mackay Taitung lewat rilisan pers hari Senin lalu (12/8) menyampaikan bahwa menurut definisi The International Federation of Gynecology and Obstetrics (FIGO), usia terbaik bagi wanita untuk hamil adalah antara 25 hingga 30 tahun. 

Oleh karena itu, wanita yang melahirkan pertama kali di atas usia 35 tahun dikategorikan sebagai ibu hamil berisiko tinggi, kata RS Mackay.

Ibu paruh baya tersebut, yang bermarga Fang (方), dan suaminya telah mencoba tiga kali untuk melakukan bayi tabung tetapi tidak berhasil. Dia juga sempat menjalani operasi pengangkatan polip dan menderita adenomyosis, kata RS Mackay Taitung.

Tak lama setelah operasi, Fang hamil secara alami, dan selama masa kehamilan, Lee menyarankan agar dia bergabung dengan program “Enhanced Recovery After Surgery (ERAS)”, yang sangat cocok untuk ibu hamil berisiko tinggi.

Program ERAS melibatkan tenaga profesional termasuk ahli nutrisi, farmasi, anestesi, dan rehabilitasi untuk membantu pasien mengurangi ketidaknyamanan selama operasi, mempercepat pemulihan, mengurangi komplikasi serta  pemulihan dengan cepat.

Kepala perawat Wu Chia-hui (吳家慧) menyatakan bahwa merawat ibu hamil berisiko tinggi menghadapi lebih banyak risiko komplikasi. Namun, dengan kerja sama Fang, dukungan program ERAS, dan kerja sama erat dari tim, pemulihannya sangat baik.

RS Mackay Taitung menyampaikan bahwa keberhasilan ini membuktikan walau ibu hamil tua itu berisiko tinggi, namun jika mau melakukan pemeriksaan rutin, menangani risiko sejak dini, dan mengikuti panduan tim medis profesional, serta menyesuaikan pola makan dan gaya hidup, tetap dapat melahirkan dengan baik.

(Oleh Li Hsien-feng dan Antonius Agoeng Sunarto).

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.