Taipei, 18 Agu. (CNA) Seorang ibu berusia 54 tahun dari Desa Changbin, Kabupaten Taitung, di bawah perawatan dokter kandungan Lee Shen-Ling (李晟令) dari Rumah Sakit Mackay Taitung, baru-baru ini berhasil hamil dan melahirkan sepasang bayi kembar laki-laki dan perempuan yang sehat.
RS Mackay Taitung lewat rilisan pers hari Senin lalu (12/8) menyampaikan bahwa menurut definisi The International Federation of Gynecology and Obstetrics (FIGO), usia terbaik bagi wanita untuk hamil adalah antara 25 hingga 30 tahun.
Oleh karena itu, wanita yang melahirkan pertama kali di atas usia 35 tahun dikategorikan sebagai ibu hamil berisiko tinggi, kata RS Mackay.
Ibu paruh baya tersebut, yang bermarga Fang (方), dan suaminya telah mencoba tiga kali untuk melakukan bayi tabung tetapi tidak berhasil. Dia juga sempat menjalani operasi pengangkatan polip dan menderita adenomyosis, kata RS Mackay Taitung.
Tak lama setelah operasi, Fang hamil secara alami, dan selama masa kehamilan, Lee menyarankan agar dia bergabung dengan program “Enhanced Recovery After Surgery (ERAS)”, yang sangat cocok untuk ibu hamil berisiko tinggi.
Program ERAS melibatkan tenaga profesional termasuk ahli nutrisi, farmasi, anestesi, dan rehabilitasi untuk membantu pasien mengurangi ketidaknyamanan selama operasi, mempercepat pemulihan, mengurangi komplikasi serta pemulihan dengan cepat.
Kepala perawat Wu Chia-hui (吳家慧) menyatakan bahwa merawat ibu hamil berisiko tinggi menghadapi lebih banyak risiko komplikasi. Namun, dengan kerja sama Fang, dukungan program ERAS, dan kerja sama erat dari tim, pemulihannya sangat baik.
RS Mackay Taitung menyampaikan bahwa keberhasilan ini membuktikan walau ibu hamil tua itu berisiko tinggi, namun jika mau melakukan pemeriksaan rutin, menangani risiko sejak dini, dan mengikuti panduan tim medis profesional, serta menyesuaikan pola makan dan gaya hidup, tetap dapat melahirkan dengan baik.
(Oleh Li Hsien-feng dan Antonius Agoeng Sunarto).
Selesai/JC