Wakil Presiden Hsiao Bi-khim berada di Italia untuk forum demokrasi

11/09/2026 12:01(Diperbaharui 11/09/2026 12:01)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Wakil Presiden Hsiao Bi-khim. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 
Wakil Presiden Hsiao Bi-khim. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 

Taipei, 11 Sep. (CNA) Wakil Presiden Hsiao Bi-khim (蕭美琴) sedang mengunjungi Italia untuk menghadiri konferensi internasional tentang kebebasan dan demokrasi, kata Kementerian Luar Negeri (MOFA) pada hari Jumat (11/9), mengonfirmasi perjalanan yang sebelumnya tidak diumumkan.

MOFA mengatakan bahwa penyelenggara mengundang Hsiao untuk menghadiri Second Ventotene European Conference for Freedom and Democracy, yang diadakan di pulau Ventotene, Italia, dari 10 hingga 12 September. Ia didampingi oleh Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍).

Kantor Kepresidenan akan memberikan informasi lebih lanjut tentang perjalanan tersebut setelah Hsiao kembali ke Taiwan, kata MOFA dalam sebuah pernyataan. Namun, MOFA tidak menyebutkan kapan Hsiao berangkat dari Taiwan atau kapan ia akan kembali.

Konfirmasi dari MOFA datang setelah Wakil Presiden Parlemen Eropa Pina Picierno, penggagas utama konferensi tersebut, mengumumkan pada Kamis malam selama acara bahwa Hsiao telah tiba di Italia untuk menghadiri konferensi tersebut, meskipun ada upaya Beijing untuk mencegah perjalanan itu terjadi.

Partisipasi Hsiao belum diumumkan sebelumnya.

"Tidak ada yang bisa menentukan siapa yang boleh diundang di tanah Eropa, suara siapa yang boleh didengar, atau kehadiran siapa yang harus disembunyikan," kata Picierno dalam sebuah unggahan media sosial berbahasa Italia pada Kamis malam.

"Itulah sebabnya hari ini kami menyambut Wakil Presiden Taiwan, Hsiao Bi-khim, di Ventotene -- kehadirannya dirahasiakan hingga kedatangannya untuk menjaga partisipasinya dalam Second Ventotene European Conference for Freedom and Democracy," tulisnya.

"Pesannya sederhana dan sangat jelas: intimidasi tidak dapat menentukan siapa yang berpartisipasi dalam debat demokrasi kita," katanya.

"Kebebasan berdialog tidak untuk dinegosiasikan dengan rezim otoriter. Dan Ventotene, hari ini lebih dari sebelumnya, harus tetap menjadi tempat di mana kebebasan dan demokrasi dipertahankan tanpa rasa takut."

Perjalanan ke Italia ini menandai kali kedua Hsiao mengunjungi Eropa sejak menjabat pada Mei 2024. Ia terakhir kali mengunjungi Eropa pada November 2025 untuk menyampaikan pidato di pertemuan IPAC di Brussels.

(Oleh Novia Huang, Joseph Yeh, dan Jennifer Aurelia)  

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.