Anak Imigran Indonesia Raih Penghargaan Presiden Taiwan Lewat Riset AI

10/09/2026 08:37

Hsu Hung-wei (許汯洧) asal Donggang, Pingtung, merupakan mahasiswa doktoral di Departemen Teknik Elektro National Yang Ming Chiao Tung University, sekaligus generasi kedua imigran baru Indonesia. Pada 2025, ia meraih Penghargaan Pendidikan Presiden.

Dalam wawancara dengan CNA baru-baru ini, Hsu berbagi bahwa ia pernah mengalami depresi dan kecemasan hingga studinya sempat terhenti. Dengan ditemani keluarganya, Hsu kembali bangkit dan menekuni penelitian kecerdasan buatan (AI). Hingga kini, ia telah terlibat dalam 13 penelitian dan proyek.

Salah satu hasil penelitiannya yang istimewa adalah penerapan sistem pemantauan berbasis AI di sebuah peternakan babi di Kabupaten Yunlin. Sistem tersebut membantu peternak mendeteksi babi yang sakit atau lemah sejak dini sehingga secara efektif mengurangi risiko penyebaran penyakit.

Ibu Hsu merupakan keturunan Tionghoa asal Indonesia. Meskipun sang ibu telah meninggal dunia, Hsu masih menyimpan berbagai kenangan berharga saat ia mengunjungi Indonesia bersama ibunya. Sementara itu, Donggang, di mana ia dibesarkan sejak kecil, juga menjadi tempat berlindung baginya untuk menemukan kembali ketenangan batin di tengah kesibukan.

Setelah melewati masa sulit, Hsu berharap dapat terus memperluas penerapan AI, menggunakan teknologi untuk berkontribusi kepada masyarakat dan membantu lebih banyak orang.

Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.