Taipei, 8 Sep. (CNA) Empat anak buah kapal (ABK) migran Indonesia dan seorang kapten berkewarganegaraan Taiwan telah diselamatkan setelah kapal perikanan yang mereka awaki terbakar di lepas pantai utara Taiwan pada Selasa (8/9), menurut Direktorat Jenderal Penjaga Pantai (CGA).
Kantor Wilayah Patroli II CGA mengatakan pihaknya pada pukul 07.00 menerima laporan bahwa kapal perikanan tersebut mengalami kebakaran di perairan sekitar 11 mil laut sebelah barat laut Pulau Pengjia di lepas pantai utara Taiwan.
Lima orang di kapal, termasuk kapten berkewarganegaraan Taiwan dan empat ABK migran Indonesia, telah diselamatkan kapal perikanan di sekitar lokasi, menurut laporan yang diterima.
Armada Lepas Pantai Keelung dari CGA segera mengerahkan kapal patroli PP-10090 yang sedang bertugas, serta menambah kapal patroli PP-10099 sebagai dukungan.
PP-10090 tiba di lokasi pada pukul 08.55. Setelah petugas memastikan kelima awak kapal telah diselamatkan dan tidak mengalami cedera, kapal tersebut segera mengoperasikan peralatan pemadam kebakaran.
CGA juga menginformasikan otoritas maritim wilayah utara di Biro Maritim dan Pelabuhan untuk menerbitkan pemberitahuan pelayaran, guna mengingatkan kapal-kapal yang melintas di perairan sekitar agar memerhatikan keselamatan.
Api berhasil dikendalikan setelah 20 menit, dan setelah si jago merah padam, kapal PP-10090 mengangkut kelima awak ke Armada Lepas Pantai Keelung, kata CGA.
Kapal PP-10099 yang tetap berada di lokasi untuk melakukan pengamanan melaporkan sekitar pukul 11.00 bahwa kapal perikanan itu akhirnya tenggelam karena badannya mengalami kebocoran parah dan kemasukan air dalam jumlah besar.
(Oleh Wang Chao-yu dan Jason Cahyadi)
Selesai/ML