Empat ABK Indonesia dan kapten Taiwan diselamatkan dalam kebakaran kapal di perairan utara

08/09/2026 18:14(Diperbaharui 08/09/2026 18:15)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kapal penjaga pantai memadamkan api yang melalap sebuah kapal perikanan di lepas pantai utara Taiwan pada Selasa pagi. (Sumber Foto : Armada Lepas Pantai Keelung CGA)
Kapal penjaga pantai memadamkan api yang melalap sebuah kapal perikanan di lepas pantai utara Taiwan pada Selasa pagi. (Sumber Foto : Armada Lepas Pantai Keelung CGA)

Taipei, 8 Sep. (CNA) Empat anak buah kapal (ABK) migran Indonesia dan seorang kapten berkewarganegaraan Taiwan telah diselamatkan setelah kapal perikanan yang mereka awaki terbakar di lepas pantai utara Taiwan pada Selasa (8/9), menurut Direktorat Jenderal Penjaga Pantai (CGA).

Kantor Wilayah Patroli II CGA mengatakan pihaknya pada pukul 07.00 menerima laporan bahwa kapal perikanan tersebut mengalami kebakaran di perairan sekitar 11 mil laut sebelah barat laut Pulau Pengjia di lepas pantai utara Taiwan.

Lima orang di kapal, termasuk kapten berkewarganegaraan Taiwan dan empat ABK migran Indonesia, telah diselamatkan kapal perikanan di sekitar lokasi, menurut laporan yang diterima.

(Sumber Video : CNA)

Armada Lepas Pantai Keelung dari CGA segera mengerahkan kapal patroli PP-10090 yang sedang bertugas, serta menambah kapal patroli PP-10099 sebagai dukungan.

PP-10090 tiba di lokasi pada pukul 08.55. Setelah petugas memastikan kelima awak kapal telah diselamatkan dan tidak mengalami cedera, kapal tersebut segera mengoperasikan peralatan pemadam kebakaran.

CGA juga menginformasikan otoritas maritim wilayah utara di Biro Maritim dan Pelabuhan untuk menerbitkan pemberitahuan pelayaran, guna mengingatkan kapal-kapal yang melintas di perairan sekitar agar memerhatikan keselamatan.

Api berhasil dikendalikan setelah 20 menit, dan setelah si jago merah padam, kapal PP-10090 mengangkut kelima awak ke Armada Lepas Pantai Keelung, kata CGA.

Kapal PP-10099 yang tetap berada di lokasi untuk melakukan pengamanan melaporkan sekitar pukul 11.00 bahwa kapal perikanan itu akhirnya tenggelam karena badannya mengalami kebocoran parah dan kemasukan air dalam jumlah besar.

(Oleh Wang Chao-yu dan Jason Cahyadi)

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.