Pemkot Taipei tegaskan papan larangan merokok Ximending tak hanya bahasa Indonesia

10/09/2026 14:34(Diperbaharui 10/09/2026 16:17)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Papan larangan merokok berbahasa Indonesia di kawasan perbelanjaan Ximending, Taipei. (Sumber Foto : CNA, 10 September 2026)
Papan larangan merokok berbahasa Indonesia di kawasan perbelanjaan Ximending, Taipei. (Sumber Foto : CNA, 10 September 2026)

Taipei, 10 Sep. (CNA) Departemen Kesehatan Kota Taipei hari Rabu (9/9) mengatakan kepada CNA bahwa papan larangan merokok di Ximending -- yang baru-baru ini viral karena tampilannya dalam bahasa Indonesia -- tersedia dalam berbagai bahasa untuk menyosialisasikan peraturan yang berlaku sejak Juni.

Sejumlah unggahan tentang papan pemberitahuan larangan merokok di Ximending, yang tertulis dalam bahasa Indonesia, belakangan ini ramai di dunia maya, di mana warganet secara luas mengaitkannya dengan anggapan bahwa sebagian warga negara Indonesia kerap melanggar aturan di luar negeri.

"Taipei Bebas Rokok," demikian tertulis di papan itu dalam bahasa Indonesia. "Mulai tanggal 1 Juni 2026, dilarang merokok di Distrik Perbelanjaan Ximending. Merokok harus di area merokok yang telah ditentukan. Bagi yang melanggar, akan dikenakan hukuman denda maksimal NT$10.000."

Diminta menanggapi oleh CNA, Departemen Kesehatan mengatakan pemerintah kota memberlakukan larangan merokok di Ximending sejak 1 Juni untuk mendorong kebijakan kota bebas asap rokok, dan disertai papan pemberitahuan dalam berbagai bahasa, termasuk Mandarin, Inggris, Jepang, Korea, Tailan, dan Indonesia.

Penyebaran informasi multibahasa ini bertujuan agar wisatawan maupun masyarakat dari berbagai negara dapat memahami peraturan ini dengan jelas, untuk dapat bersama-sama menjaga kualitas lingkungan Ximending serta mewujudkan visi kota bebas asap rokok, kata departemen tersebut.

Papan larangan merokok berbahasa Inggris dan Mandarin (atas) serta Jepang (bawah) di Ximending, Taipei. (Sumber Foto : CNA, 10 September 2026)
Papan larangan merokok berbahasa Inggris dan Mandarin (atas) serta Jepang (bawah) di Ximending, Taipei. (Sumber Foto : CNA, 10 September 2026)

Ximending, sebuah kawasan perbelanjaan di Distrik Wanhua, Taipei, memang merupakan salah satu daya tarik wisatawan mancanegara yang datang ke Taiwan.

Menurut survei pengeluaran wisatawan yang berkunjung ke Taipei pada 2023, Ximending menjadi destinasi yang paling sering dikunjungi turis asing dan sangat digemari pelancong dari berbagai penjuru dunia, kata Departemen Informasi dan Pariwisata kota dalam sebuah rilis pers pada 2024.

Sepanjang 2025, Ximending mencatat 25.800.230 pengunjung, menurut laporan tahunan Direktorat Jenderal Pariwisata Taiwan.

Departemen Kesehatan sebelumnya mengatakan larangan merokok di Ximending bertujuan untuk melindungi masyarakat dari asap rokok pasif dan mendorong lingkungan luar ruangan bebas asap rokok. Pelanggar dapat didenda NT$2.000 (Rp1,1 juta) hingga NT$10.000 sesuai Undang-Undang Pencegahan Bahaya Tembakau.

Orang yang ingin merokok di Ximending disarankan untuk menggunakan ruang merokok bertekanan negatif, yang diresmikan sejak Mei, dan area merokok yang telah ditentukan lainnya.

Wali Kota Taipei Chiang Wan-an (蔣萬安) telah berulang kali mendorong rencana "Kota Taipei Bebas Asap Rokok" dengan mengacu pada praktik di luar negeri, di mana kotanya menyediakan ruang atau area merokok khusus guna memisahkan perokok dan nonperokok.

Menurut sebuah survei Pemerintah Kota Taipei pada 2025, 83,2 persen warga mendukung kebijakan untuk "melarang merokok sambil berjalan di luar ruangan dan mewajibkan perokok merokok di area yang telah ditentukan."

(Oleh Jason Cahyadi)

Selesai/ja

Papan larangan merokok berbahasa Korea di Ximending, Taipei. (Sumber Foto : CNA, 10 September 2026)
Papan larangan merokok berbahasa Korea di Ximending, Taipei. (Sumber Foto : CNA, 10 September 2026)
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.