Antwerp, Belgia, 10 Sep. (CNA) Taiwan menyoroti ketahanan dan kapabilitas teknologinya pada sebuah forum semikonduktor di Belgia pada Rabu (9/9), dengan empat pusat riset nasional berpartisipasi dalam acara tersebut.
Kekuatan semikonduktor Taiwan tidak hanya terbatas pada manufaktur dan desain, tetapi juga pada peralatan, instrumentasi, dan sistem tahan gempa yang penting untuk produksi cip, kata salah satu delegasi utama pada pembukaan Taiwan-Europe Chip Innovation Forum (TECIF) ketiga di Antwerp pada Rabu.
Dengan pemikiran tersebut, salah satu tujuan Taiwan adalah memperluas keterlibatan semikonduktornya dengan Eropa dari pertukaran satu arah menjadi kerja sama yang lebih luas di seluruh ekosistem teknologi, kata Tsai Hung-yin (蔡宏營), presiden National Institutes of Applied Research (NIAR).
Partisipasi empat institusi NIAR dalam forum dua hari tahun ini menunjukkan luasnya dan ketahanan kapabilitas teknologi Taiwan, ujar Tsai.
Ia merujuk pada Taiwan Semiconductor Research Institute, National Center for High-performance Computing, National Center for Instrumentation Research, dan National Center for Research on Earthquake Engineering.
Forum ini diselenggarakan bersama oleh Taiwan Semiconductor Research Institute dari NIAR dan organisasi riset berbasis di Belgia, imec, serta menampilkan diskusi tentang temuan riset, teknologi canggih, pengembangan talenta, dan kerja sama Taiwan-Eropa.
Tsai mengatakan bahwa Eropa memiliki fondasi yang kuat dalam ilmu dasar dan riset, sementara Taiwan unggul dalam manufaktur cepat dan komersialisasi.
Menggabungkan kekuatan yang saling melengkapi tersebut pada akhirnya dapat mendukung platform riset dan pengembangan lintas negara yang akan menguntungkan sektor akademik maupun industri, ujarnya.
Tsai juga menyoroti program Beasiswa Taiwan-Eropa, yang telah membawa lebih dari 500 mahasiswa Eropa untuk belajar manufaktur semikonduktor di Taiwan.
Program yang lebih terintegrasi, mulai dari pendidikan sarjana hingga doktoral, dapat membantu mahasiswa Eropa membangun hubungan budaya yang lebih kuat dengan Taiwan dan pada akhirnya mendapatkan pekerjaan di perusahaan semikonduktor Taiwan yang beroperasi di Eropa, tambah Tsai.
Perwakilan Taiwan untuk Uni Eropa, Shieh Jhy-wey (謝志偉), mengatakan di forum tersebut bahwa meskipun ada ancaman keamanan terhadap Taiwan dan isolasi diplomatiknya, pencapaian semikonduktor yang diakui secara internasional telah membantunya membangun hubungan erat dengan dunia.
Seperti nanoteknologi, Taiwan mungkin kecil, tetapi telah mengalami pertumbuhan pesat, kata Shieh, seraya menambahkan bahwa negara tersebut memiliki kemampuan dan kemauan untuk berkontribusi secara internasional.
Forum TECIF dua hari di Antwerp dihadiri oleh ratusan perwakilan dari sektor industri dan akademik di Taiwan dan Eropa.
Selesai/JC