Taipei, 6 Agu. (CNA) Pasukan cadangan dari Brigade Cadangan Kota Taipei hari Rabu (5/8) melaksanakan latihan senapan dan mortir di sebuah SMA di Taipei pada hari pertama latihan militer tahunan Han Kuang Taiwan, sebagai bagian dari latihan mobilisasi satu brigade penuh.
Menurut Kementerian Pertahanan Nasional (MND), angkatan bersenjata pada Rabu menggelar latihan di berbagai lokasi di Taiwan.
Di Taipei, puluhan personel cadangan yang dipanggil kembali dari brigade tersebut berkumpul di SMA Negeri Zhong Zheng Taipei, tempat mereka menjalani latihan senapan dan simulasi penggunaan mortir.
Dengan menggunakan senapan M4A1 buatan Amerika Serikat, para personel cadangan berlatih menembak sambil bergerak maju maupun dari posisi diam -- berdiri, berlutut, dan tengkurap -- dengan memanfaatkan barikade sebagai perlindungan.
Latihan senapan sebelumnya hanya berfokus pada menembak dari posisi diam. Latihan menembak sambil bergerak maju serta penggunaan barikade yang dimodelkan seperti perlindungan di medan perang merupakan penambahan yang lebih baru agar lebih mencerminkan kondisi pertempuran nyata, menurut Komando Teater Operasi Ketiga.
Sementara itu, personel cadangan lainnya bekerja dalam tim untuk merakit mortir dan melaksanakan rangkaian simulasi penembakan.
Komando tersebut mengatakan tantangan terbesar dalam mobilisasi satu brigade penuh adalah memastikan ketersediaan perlengkapan yang memadai serta berhasil membentuk satuan dengan personel cadangan yang dipanggil kembali.
Terlepas dari apakah mereka menggunakan senapan buatan Amerika Serikat atau senjata lainnya, personel cadangan mengikuti tahapan pelatihan standar yang mencakup latihan tanpa peluru, penyegaran keterampilan sesuai spesialisasi militer mereka, dan latihan tembak langsung, kata komando tersebut.
Menurut komando, latihan pada Rabu berfokus pada persiapan mobilisasi dan pelatihan penyegaran, sementara tahap-tahap berikutnya akan mencakup penempatan saat perang, perlindungan pasukan, dan tugas-tugas mempertahankan kemampuan tempur pasukan.
Komando tersebut juga menjelaskan bahwa batalion mortir brigade cadangan berfungsi sebagai satuan pendukung tembakan. Mortir kaliber 120 mm yang dimilikinya memiliki jangkauan maksimum sekitar 6.100 meter dan dioperasikan oleh tim yang terdiri dari lima orang.
Brigade Cadangan Kota Taipei, bersama Brigade Infanteri ke-137 Angkatan Darat, dipilih MND untuk memvalidasi latihan mobilisasi satu brigade penuh.
Menurut MND, kedua brigade tersebut mencakup sekitar 5.000 dari total 20.000 personel cadangan yang dipanggil untuk mengikuti latihan Han Kuang.
(Oleh Sean Lin, Wu Su-wei, dan Jason Cahyadi)
Selesai/JC