Taoyuan, 14 Juli (CNA) Sebuah helikopter UH-60M Black Hawk hari Selasa (14/7) mengangkut sebuah kantong bahan bakar berkapasitas 500 galon ke titik pengisian ulang di Taoyuan, di mana kru darat merakit dan menghubungkan sistem bahan bakar dalam waktu 20 menit sebagai bagian dari Latihan Pertahanan Bersama Taiwan.
Brigade Penerbangan 601 Angkatan Darat, di bawah Komando Teater Operasi Ketiga, menerbangkan Black Hawk pada ketinggian rendah di sepanjang Sungai Dahan sebelum melayang di atas lokasi yang telah ditentukan di Distrik Daxi.
Helikopter kemudian menurunkan kantong bahan bakar tersebut dengan sling load kepada pasukan yang sudah menunggu, yang dengan cepat menghubungkan selang bahan bakar dan menyelesaikan perakitan dalam waktu 20 menit sesuai ketentuan militer.
Kantong bahan bakar tersebut dapat dikonfigurasi untuk membawa berbagai jenis bahan bakar sesuai kebutuhan misi, memungkinkan unit penerbangan untuk mendirikan titik pengisian bahan bakar bergerak yang lebih dekat ke pasukan garis depan.
Latihan ini juga memperlihatkan peluncur roket ganda Thunderbolt-2000 dengan cepat mengisi ulang pod roket MK-15 dan MK-30 sebelum mengambil posisi penembakan.
Latihan ini merupakan bagian dari Latihan Pertahanan Bersama Taiwan, yang berlangsung dari 13-17 Juli, yang mensimulasikan pasukan Tiongkok memasuki perairan teritorial Taiwan dan berfokus pada operasi gabungan antarmatra serta pelaksanaan rantai serangan di bawah komando dan kontrol yang terdesentralisasi, dengan misi yang dijalankan sesuai aturan keterlibatan.
Pejabat militer mengatakan kepada CNA bahwa latihan ini merupakan kelanjutan dari latihan Han Kuang tahun lalu, ketika helikopter Black Hawk dan AH-64E Apache melatih pengisian bahan bakar dengan mesin tetap menyala dan pengisian ulang senjata di lokasi tepi sungai tanpa kembali ke pangkalan konvensional.
Su Tzu-yun (蘇紫雲), seorang peneliti di Institute for National Defense and Security Research yang didanai pemerintah, mengatakan medan pegunungan Daxi dan kedekatannya dengan pangkalan Brigade Penerbangan 601 di Longtan menjadikannya lokasi ideal untuk operasi logistik tersembunyi.
Su mengatakan latihan ini mencerminkan pergeseran militer menuju model logistik yang menekankan perencanaan prediktif, presisi, modularitas, dan desentralisasi, mencerminkan konsep ketahanan yang dipromosikan militer Amerika Serikat dan Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Ia menambahkan bahwa penyebaran stok bahan bakar dan amunisi serta pendirian pusat suplai independen dapat mengurangi risiko logistik lumpuh akibat satu serangan, sementara helikopter dan pesawat angkut C-130 dapat menopang pasukan garis depan jika jalur suplai darat terputus.
Sementara itu, penerbangan rendah di sepanjang lembah sungai juga dapat membantu helikopter mengurangi paparan terhadap radar musuh, ujarnya.
Selesai/