Taipei, 8 Juli (CNA) Sebuah jalan amblas dan kebocoran gas terjadi pada Rabu (8/7) pagi di lokasi pembangunan kembali bekas kantor pusat Formosa Plastics Group (FPG) di Distrik Songshan, Taipei, sehingga mendorong evakuasi warga sekitar dan pembatasan lalu lintas, menurut pihak berwenang dan perusahaan.
Departemen Pemadam Kebakaran Taipei mengatakan menerima laporan pada pukul 10:42 pagi bahwa jalan di Gang 16, Lorong 199, Jalan Dunhua Utara telah amblas, menciptakan lubang dengan ukuran sekitar 4 meter panjang, 2 meter lebar, dan 1 meter dalam. Bau gas yang kuat di lokasi menunjukkan adanya pipa gas yang pecah.
Petugas pemadam kebakaran menutup area tersebut, mengevakuasi warga sekitar, memberlakukan pembatasan lalu lintas, dan memberi tahu instansi pemerintah Kota Taipei terkait untuk menilai situasi. Perusahaan gas juga mematikan pasokan gas saat tim darurat merespons.
Formosa Plastics Group mengonfirmasi insiden tersebut terjadi di lokasi konstruksi untuk pembangunan kembali bekas kantor pusat mereka.
Perusahaan mengatakan sedikit amblas pada dinding diafragma lokasi menyebabkan kerusakan pada pipa gas di dekatnya, sehingga terjadi kebocoran.
Pekerjaan penanganan darurat sedang berlangsung, tambahnya, dan perusahaan akan menjelaskan penyebab insiden serta memberikan rincian lebih lanjut bersama kontraktor utama proyek setelah penilaian awal selesai.
Wali Kota Taipei Chiang Wan-an (蔣萬安) mengunjungi lokasi sekitar pukul 13:30 dan mengatakan bahwa kota telah memerintahkan penghentian pekerjaan di lokasi konstruksi serta menginstruksikan kontraktor untuk segera menimbun kembali galian guna menstabilkan area tersebut.
Penyebab amblasnya jalan masih dalam penyelidikan.
Anggota Dewan Kota Taipei dari Partai Kuomintang (KMT), Chin Huei-chu (秦慧珠), yang mengunjungi lokasi setelah menerima keluhan dari warga setempat, mengatakan warga sekitar khawatir bahwa pekerjaan konstruksi dapat melemahkan tanah di bawah bangunan sekitar dan mengancam keamanan struktur properti di sekitarnya.
Tidak ada korban luka yang dilaporkan hingga berita ini diturunkan.
Selesai/