Enam pekerja migran Vietnam ditangkap terkait perkelahian di kedai Kaohsiung

07/07/2026 16:27(Diperbaharui 07/07/2026 16:27)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Kantor Polisi Renwu)
(Sumber Foto : Kantor Polisi Renwu)

Kaohsiung, 7 Juli (CNA) Enam pekerja migran Vietnam telah ditangkap sementara tiga lainnya masih dalam pengejaran, terkait perkelahian di sebuah kedai makanan kecil di Distrik Renwu, Kaohsiung, pada Selasa (7/7) dini hari, yang membuat mereka dan satu orang lainnya terluka, kata kepolisian.

Petugas Kantor Polisi Renwu menjelaskan pihaknya sekitar pukul 00.00 menerima laporan mengenai perselisihan dan bentrokan di Jalan Dade. Setelah polisi tiba, ditemukan sepuluh pekerja migran Vietnam mengalami luka lecet, memar, dan luka akibat sayatan, seluruhnya dalam keadaan sadar.

Salah satunya, pria bermarga Thai, harus dirawat di rumah sakit untuk observasi akibat cedera yang dialaminya, tetapi kondisinya tidak membahayakan nyawa, menurut petugas.

Menurut penyelidikan awal kepolisian, pria bermarga Dinh (32) bersama lima orang lainnya, serta pria bermarga Nguyen (32) bersama tiga lainnya, sedang makan di kedai tersebut, kemudian terlibat adu mulut akibat masalah bersulang minuman.

Nguyen merasa tidak puas dan terlebih dahulu memukul Dinh dengan botol minuman hingga pecah, setelah itu kedua pihak saling menyerang menggunakan botol minuman dan kursi, menurut penyelidikan awal.

Kepolisian telah menangkap enam orang berdasarkan status sebagai pelaku yang tertangkap tangan, sementara setelah memperluas pemeriksaan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, telah mengidentifikasi tiga orang lain yang diduga terlibat dan masih melakukan pengejaran.

Setelah pemeriksaan, kasus ini diserahkan kepada kejaksaan untuk diproses atas dugaan tindak pidana mengganggu ketertiban umum, penganiayaan, serta perusakan, kata kepolisian.

(Oleh Chang Yi-lien dan Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.