Pria dipenjara karena percobaan penyuapan dalam upaya gali informasi untuk Tiongkok

21/01/2026 18:36(Diperbaharui 21/01/2026 18:36)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Pengadilan tinggi Taiwan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA).
Pengadilan tinggi Taiwan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA).

Taipei, 21 Jan. (CNA) Seorang mantan karyawan maskapai penerbangan Taiwan dijatuhi hukuman enam bulan penjara karena mencoba menyuap seorang pejabat Dewan Urusan Daratan (MAC) untuk memperoleh informasi rahasia atas nama intelijen Tiongkok, demikian putusan Pengadilan Tinggi Taiwan pada hari Selasa (20/1).

Pengadilan tinggi memutuskan bahwa pria bermarga Chiao (喬) tersebut bersalah atas percobaan penyuapan berdasarkan Undang-Undang Anti-Korupsi dan menjatuhkan hukuman enam bulan penjara serta memerintahkan penyitaan keuntungan ilegal sebesar 30.000 yuan Tiongkok (Rp73.053.252).

Chiao menolak berkomentar saat didekati wartawan setelah putusan tersebut, hanya mengatakan bahwa ia menghormati keputusan pengadilan.

Putusan ini dapat diajukan banding.

Kasus ini pertama kali dipublikasikan oleh Kantor Kejaksaan Tinggi Taiwan pada pertengahan Oktober 2025.

Mereka menuduh bahwa Chiao, saat menjabat sebagai perwakilan maskapai di Tiongkok dari tahun 2012 hingga 2014, berupaya mengumpulkan informasi rahasia tentang proyek penelitian yang ditugaskan pemerintah dari seorang pejabat MAC atas nama intelijen Tiongkok.

Kantor kejaksaan mengatakan Chiao saat itu mencoba memberikan uang tunai NT$100.000 (Rp53 juta) sebagai imbalan atas nama intelijen Tiongkok, namun pejabat tersebut menolak dan upaya tersebut pun gagal.

Selain dakwaan penyuapan berdasarkan Undang-Undang Anti-Korupsi, Chiao juga didakwa berdasarkan Undang-Undang Keamanan Nasional karena berupaya "menyelidiki dan mengumpulkan dokumen yang diklasifikasikan sebagai rahasia untuk keperluan resmi" serta membangun organisasi untuk otoritas Tiongkok, menurut kantor tersebut.

Pengadilan tinggi juga menyatakan Chiao bersalah atas dakwaan tersebut, namun karena pelanggaran penyuapan dan keamanan nasional terjadi secara bersamaan, pengadilan menjatuhkan hukuman berdasarkan pelanggaran yang lebih berat, yaitu pelanggaran penyuapan.

Media lokal, termasuk Liberty Times dan United Daily News, melaporkan pada Oktober lalu bahwa Chiao adalah mantan karyawan EVA Air dan bahwa ia diduga menawarkan uang tunai dan perjalanan ke luar negeri kepada orang-orang yang ia dekati.

Media tersebut juga mengatakan bahwa penelitian MAC berkaitan dengan penerbangan lintas selat atau topik terkait pertahanan.

Menanggapi putusan tersebut, MAC mengatakan banyak proyek penelitiannya melibatkan informasi rahasia dan sering menjadi target orang-orang yang berusaha memperoleh materi tersebut.

(Oleh Liu Shih-yi, Sunny Lai, dan Miralux)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.