Helikopter wisata Jepang yang bawa 2 turis Taiwan jatuh

21/01/2026 12:00(Diperbaharui 21/01/2026 12:05)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Sebuah helikopter penyelamat melayang di area Gunung Aso untuk mencari helikopter wisata yang hilang pada hari Selasa (20/1). (Sumber Foto: Kyodo News)
Sebuah helikopter penyelamat melayang di area Gunung Aso untuk mencari helikopter wisata yang hilang pada hari Selasa (20/1). (Sumber Foto: Kyodo News)

Tokyo, 21 Jan. (CNA) Kantor perwakilan Taiwan di Fukuoka, Jepang telah diberitahu tentang kecelakaan helikopter yang melibatkan dua turis Taiwan dan pilot Jepang di area Gunung Aso, Prefektur Kumamoto, menurut kantor tersebut.

Gubernur Kumamoto, Takashi Kimura, segera menginformasikan Cabang Fukuoka dari Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei setelah kecelakaan terjadi pada Selasa pagi (20/1) dan terus memberikan pembaruan kepada kantor tersebut mengenai upaya pencarian dan penyelamatan, kata Direktur Jenderal Bruce Chen (陳銘俊) pada Selasa sore.

Polisi Kumamoto melihat sesuatu yang tampak seperti puing-puing helikopter dari udara sekitar pukul 16.10 waktu setempat di lereng timur laut kawah Nakadake No. 1 Gunung Aso, menurut laporan media Jepang.

Polisi kemudian mengonfirmasi melalui nomor ekor pesawat bahwa puing-puing tersebut adalah helikopter wisata yang hilang, demikian laporan tersebut.

Tim penyelamat belum dapat mengakses lokasi karena medan yang terjal di area tersebut, menurut laporan.

Chen mengatakan bahwa ia diberi penjelasan oleh Kimura bahwa meskipun polisi, layanan pemadam kebakaran, dan Pasukan Bela Diri telah dikerahkan, kabut tebal di puncak gunung menghalangi tim pencarian dan penyelamatan untuk mencapai puing-puing.

Helikopter wisata tersebut lepas landas sekitar pukul 10.50 waktu setempat dari Aso Cuddly Dominion di Kota Aso untuk penerbangan yang direncanakan selama 10 menit, dan dilaporkan kehilangan kontak setelah pukul 11.00, menurut media Jepang yang mengutip otoritas setempat.

Menurut agen operator helikopter, terdapat tiga orang di dalamnya, termasuk seorang pilot pria Jepang berusia 60-an dan dua turis dari Taiwan, satu pria dan satu wanita, masing-masing berusia 41 dan 36 tahun.

(Oleh Tai Ya-chen, Shih Hsiu-chuan dan Miralux)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.