Taipei, 17 Jan. (CNA) Maskapai berbasis di Taiwan, EVA Air, pada Senin (12/1) mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan penerbangan langsung ke Washington, D.C. pada Juli 2026, untuk mengatasi relatif kurangnya penerbangan ke wilayah tenggara Amerika Utara.
Rute ini akan menjadi layanan langsung pertama ke Washington yang dioperasikan oleh maskapai penumpang asal Taiwan.
Berbicara dalam acara pers, Presiden EVA Air Sun Chia-ming (孫嘉明) mengatakan maskapai berencana mengoperasikan empat penerbangan pulang-pergi setiap minggu antara Taoyuan dan Washington, sehingga jaringan Amerika Utara mereka menjadi 10 destinasi dengan total 98 penerbangan dalam satu pekan.
Maskapai tersebut melaporkan pendapatan konsolidasi sebesar NT$220,33 miliar (Rp117 triliun) pada tahun 2025, turun 0,31 persen dari tahun 2024 namun tetap menjadi total tahunan tertinggi kedua dalam catatan.
Melihat ke tahun 2026, Sun mengatakan sejauh ini kuartal pertama tahun tersebut telah mengalami pertumbuhan lalu lintas penumpang dibandingkan tahun lalu, dan pasar secara umum diperkirakan akan tumbuh sepanjang tahun.
Pengiriman kargo juga menunjukkan tren meningkat karena permintaan kecerdasan buatan yang terus melonjak, ujarnya.
Terkait jumlah armada, Sun mengatakan maskapai akan mempertahankan armada 80 pesawat penumpang dan sembilan pesawat kargo, karena dua pesawat Boeing 787-9 baru akan diperkenalkan untuk menggantikan satu Boeing 777 dan satu Airbus A330.
Sun mengatakan perusahaan akan berupaya melampaui tingkat pendapatan rekor tahun 2024, seraya menambahkan bahwa Bandara Internasional Taoyuan memiliki potensi untuk menjadi pusat penerbangan transit di kawasan Asia-Pasifik.
Selesai/ja