Taipei, 17 Jan. (CNA) China Airlines (CAL) dan maskapai berbiaya rendah Tigerair Taiwan mencatat penjualan tertinggi baru pada tahun 2025 didukung oleh pasar pariwisata global yang sedang booming di era pasca COVID-19.
CAL menyatakan pada hari Senin (12/1) dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menghasilkan penjualan konsolidasi sebesar NT$209,09 miliar (Rp106.706.538.432.398) pada tahun 2025, naik 2,56 persen dari tahun sebelumnya setelah penjualan konsolidasi mereka pada bulan Desember tumbuh 1,82 persen secara tahunan menjadi NT$18,79 miliar.
Pada bulan Desember, pendapatan yang dihasilkan dari operasi penerbangan penumpang naik 0,82 persen dari tahun sebelumnya menjadi NT$10,81 miliar karena load factor — metrik industri yang mengukur persentase kapasitas penumpang yang terpakai — untuk tujuan seperti Seoul, Tokyo, Hokkaido, Bangkok, dan Kuala Lumpur hampir mencapai 90 persen.
CAL juga mendapat manfaat dari permintaan yang kuat untuk layanan kargo yang membantu maskapai tersebut menghasilkan NT$6,398 miliar pada bulan Desember, naik 2,42 persen dari tahun sebelumnya, karena lonjakan belanja akhir tahun di Amerika Serikat dan Eropa serta permintaan tinggi untuk perangkat terkait AI.
Sementara itu, Tigerair Taiwan membukukan penjualan konsolidasi sebesar NT$16,899 miliar pada tahun 2025, naik 2,90 persen dari 2024, menandai tahun kedua berturut-turut maskapai ini memecahkan rekor penjualan tahunan.
Tigerair Taiwan mengatakan seiring pasar pariwisata yang terus tumbuh, perusahaan meningkatkan jumlah penerbangan sebesar 13,9 persen pada bulan Desember. Pada kuartal keempat, rata-rata load factor hampir mencapai 90 persen.
Starlux Airlines, maskapai internasional terbaru di Taiwan, mengatakan penjualan konsolidasi mereka untuk tahun 2025 naik 24 persen dari tahun sebelumnya menjadi US$44,05 miliar.
Hanya pada bulan Desember, pendapatan dari divisi penerbangan penumpang maskapai ini naik 9 persen dari tahun sebelumnya menjadi NT$3,29 miliar karena jumlah penumpang mencapai rekor tertinggi, sementara pendapatan layanan kargo naik 37 persen dari tahun sebelumnya menjadi NT$499 juta karena mengirimkan lebih banyak komponen elektronik dan barang terkait AI.
Pekan lalu, EVA Airways melaporkan penjualan konsolidasi tahunan tertinggi kedua sebesar NT$220,33 miliar pada tahun 2025, turun 0,31 persen dari 2024. Pada bulan Desember, load factor ke tujuan di Amerika Utara, Eropa, Asia Tenggara dan Timur Laut, serta Tiongkok melebihi 90 persen, sementara layanan kargo udara mendapat dorongan dari permintaan tinggi selama musim Natal, kata maskapai tersebut.
Selesai/IF