Menteri Luar Negeri Taiwan berikan penghormatan kepada diplomat yang meninggal saat bertugas di India

13/01/2026 18:24(Diperbaharui 13/01/2026 18:24)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Wakil perwakilan Taiwan untuk India yang telah meninggal, Hsieh Bor-huei. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Wakil perwakilan Taiwan untuk India yang telah meninggal, Hsieh Bor-huei. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 13 Jan. (CNA) Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) telah memuji mendiang wakil perwakila Taiwan untuk India, Hsieh Bor-huei (謝柏輝), yang meninggal dunia pada 12 Desember di New Delhi setelah kehilangan kesadaran saat menghadiri sebuah acara publik.  

Selama kunjungan ke keluarga Hsieh di Tainan pada Senin (12/1), Lin memberikan tiga medali kepada ayah Hsieh untuk menghormati putranya -- Medali Teladan, untuk pegawai negeri yang berprestasi luar biasa; Medali Profesional di bidang diplomasi; dan Medali Layanan Tingkat Dua, yang diberikan kepada pegawai negeri yang telah mengabdi di pemerintahan selama lebih dari 20 tahun.

Lin mengatakan penghargaan tersebut diberikan untuk menghormati pengabdian panjang mendiang diplomat tersebut kepada Taiwan dan misi diplomatiknya.

• Wakil perwakilan Taiwan untuk India meninggal dunia saat acara

Lebih dikenal sebagai Robert, Hsieh merasa mual sebelum mengalami kejang saat memandu sebuah acara di New Delhi pada 12 Desember untuk memberi ucapan selamat kepada para pemain dan kru film "Demon Hunters" (叫我驅魔男神), sebuah film hasil kerja sama antara Taiwan dan India.

Hsieh kemudian meninggal di rumah sakit setelah upaya penyelamatan tidak berhasil.

Kementerian Luar Negeri (MOFA) dan keluarga Hsieh belum mengungkapkan penyebab kematian, dengan alasan privasi.

Dalam unggahan Facebook terpisah, Lin memuji Hsieh sebagai diplomat yang luar biasa dan profesional yang pernah dua kali bertugas di Vietnam, mantan wakil kepala Departemen Urusan Asia Timur dan Pasifik MOFA, serta pernah memimpin Asosiasi Hubungan Taiwan-Jepang.

Ia fasih berbahasa Inggris, Vietnam, dan Jepang, serta sedang mempelajari bahasa Hindi sebelum kepergiannya yang mendadak.

Lin mengatakan ayah Hsieh dengan bangga menceritakan kepadanya bahwa Hsieh juga bermain piano dan tampil memukau saat perayaan Hari Nasional negara yang diadakan di New Delhi pada bulan Oktober.

Menurut Lin, Hsieh berperan penting dalam memfasilitasi pembukaan kantor Taiwan di Mumbai pada akhir 2024.

Meskipun telah tiada, Hsieh akan selalu dikenang, kata Lin dalam unggahannya.

(Oleh Joseph Yeh dan Jennifer Aurelia)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.