Taoyuan, 4 Mar. (CNA) Dua orang pekerja migran Vietnam yang menjadi kurir uang penipuan telah ditangkap, tetapi mengaku baru menyadari perbuatan mereka melanggar hukum setelah terciduk, kata kepolisian Taoyuan hari Selasa (3/3).
Kepala Kantor Polisi Taoyuan, Wu Chia-ming (吳家鳴) dalam wawancara media menyatakan polisi sebelumnya memperoleh informasi bahwa seorang pria Vietnam bermarga Nguyen (26) menjadi penerima uang kelompok penipuan, bertanggung jawab mengarahkan pengantar lain untuk mengambil dana tersebut.
Polisi menangkapnya pada sekitar pukul 16.30 hari Senin ketika ia turun dari mobil di Jalan Nanzhu, Distrik Luzhu, kata Wu, menambahkan bahwa Nguyen tampak kebingungan saat diciduk.
Petugas mengamankan sejumlah kartu ATM dan uang tunai hasil penipuan lebih dari NT$30 ribu (Rp16 juta), kemudian menemukan pengantar uang tingkat bawah berkewarganegaraan Vietnam bermarga Le (20) melalui penyidikan, lalu memproses hukum kasus ini, kata Wu.
Kepolisian menyatakan bahwa kedua pekerja migran Vietnam tersebut datang ke Taiwan secara legal dan bekerja sebagai pegawai pabrik, juga tidak saling mengenal dan tidak memiliki catatan kriminal.
Mengetahui pekerjaan ini melalui perkenalan teman, mereka mengira ini hanyalah kerja sampingan yang sederhana, kata kepolisian, menambahkan bahwa mereka masing-masing berperan sebagai penerima dan pengantar uang dalam tugas yang diberikan kelompok.
Karena tidak memiliki pengetahuan hukum di Taiwan, mereka mengira membantu mengambil uang tidak menimbulkan tanggung jawab hukum, dan baru sadar bahwa perbuatan mereka melanggar setelah tertangkap, kata kepolisian.
Hasil penyidikan kepolisian menunjukkan kelompok penipuan berkomunikasi dengan mereka melalui aplikasi komunikasi luar negeri, dan para pengantar tidak saling mengenal. Begitu tertangkap, komunikasi mereka segera terputus, menurut pihak berwenang.
Kantor Polisi Taoyuan mengatakan mereka akan terus menelusuri jaringan ini ke akarnya, sementara juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum diverifikasi agar tidak menjadi korban penipuan.
(Oleh Wu Jui-chi dan Jason Cahyadi)
Selesai/ja