Pejabat cucu usaha KGI dituntut pasca kirim uang yang dicurinya dari perusahaan ke Indonesia

04/03/2026 16:03(Diperbaharui 04/03/2026 16:27)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : KGI Financial Holding Co.)
(Sumber Foto : KGI Financial Holding Co.)

Taipei, 4 Mar. (CNA) Seorang wakil manajer di CDIB Capital Management Corp., cucu usaha KGI Financial Holding Co., telah dituntut setidaknya tujuh tahun penjara setelah mencuri miliaran dolar Amerika Serikat dari perusahaan dan mentransfernya ke sejumlah rekening kelompok penipuan di Indonesia, menurut kejaksaan.

Menurut surat tuntutan, CDIB Capital Management secara tidak langsung sepenuhnya dimiliki oleh KGI Financial Holding, ditugaskan untuk mengelola tiga dana investasi, serta dapat mengelola penerimaan dan pembayaran dana melalui sistem perbankan daring korporat di KGI Bank.

Terdakwa, wanita bermarga Yeh (葉), menjabat sebagai wakil manajer Grup Manajemen Operasi Investasi di Divisi Administratif CDIB Capital Management dari Mei 2024 hingga November 2025, bertanggung jawab atas penyelesaian transaksi dan layanan terkait, menurut tuntutan.

Pada Agustus tahun lalu, Yeh bergabung dengan kelompok penipuan yang dipimpin seseorang sebagai perantara pemindahan dana, menurut surat tuntutan kejaksaan.

Pada akhir September, di kantor, saat rekan kerjanya tidak memerhatikan, Yeh menggunakan ponsel untuk merekam kata sandi akun internet perbankan perusahaan, kata sandi kunci keamanan, serta kata sandi komputer rekan kerjanya, menurut tuntutan.

Saat rekan kerjanya bepergian ke luar negeri pada Oktober, Yeh masuk ke komputernya dan akun-akun yang telah dicatat, melakukan 19 transaksi transfer tanpa otorisasi senilai total US$10.189.460 (Rp172,353 miliar) ke 18 rekening luar negeri di Indonesia milik kelompok penipuan, menurut tuntutan.

Setelah melakukan transfer, Yeh memotret layar dan mengirimkannya kembali kepada kelompok penipuan untuk konfirmasi, kata kejaksaan, menambahkan bahwa dana di rekening luar negeri itu kemudian dicairkan atau dipindahkan lagi oleh pihak yang tidak diketahui, sehingga keberadaannya tidak jelas.

Kejaksaan menyelesaikan penyidikan pada Sabtu (28/2) dan menuntut Yeh atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Pencegahan Kejahatan Terorganisasi, tindak pidana pengkhianatan, memasukkan perintah tidak sah ke komputer sehingga pihak ketiga memperoleh harta orang lain, pencurian, pemalsuan dokumen semiresmi, penggangguan rahasia, penyalahgunaan komputer, dan pencucian uang.

Kejaksaan menilai bahwa Yeh, sebagai wakil manajer CDIB Capital Management, justru berkolusi dengan penipu yang menyamar sebagai aparat, menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan yang hingga kini belum dapat dipulihkan.

Yeh juga dinilai kejaksaan telah memperlakukan aset perusahaan seperti brankas pribadi dan memindahkan risiko kerugian dana kepada para investor.

Tindakan ini merusak tatanan ekonomi dan sosial secara serius, menunjukkan perilaku kriminal yang berat dan tanpa etika profesional, kata kejaksaan, sehingga mereka memohon agar pengadilan menjatuhkan hukuman penjara tujuh tahun ke atas.

(Oleh Tsao Ya-yen dan Jason Cahyadi)

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.