Lulusan asing yang tinggal di Taiwan untuk bekerja melonjak di bawah kebijakan baru

15/08/2026 10:43(Diperbaharui 15/08/2026 10:43)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Foto hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Foto : Pixabay)
Foto hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Foto : Pixabay)

Taipei, 15 Agu. (CNA) Jumlah lulusan asing yang telah memperoleh izin untuk memperpanjang masa tinggal mereka di Taiwan guna mencari pekerjaan melonjak sejak kebijakan baru mulai berlaku pada Januari, mencapai 3.239 orang hingga akhir Juli, kata Dewan Pengembangan Nasional (NDC) pada Jumat (14/8).

Angka tersebut jauh lebih tinggi dari 281 pengajuan sepanjang 2025, sebelum kebijakan tersebut diberlakukan, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah lulusan yang ingin tetap tinggal di Taiwan untuk bekerja, menurut NDC.

Berdasarkan amandemen Undang-Undang Perekrutan dan Ketenagakerjaan Profesional Asing yang mulai berlaku pada Januari, mahasiswa asing yang memperoleh gelar diploma atau lebih tinggi di Taiwan dapat mengajukan permohonan untuk memperpanjang masa tinggal mereka di negara tersebut hingga dua tahun.

Mereka dapat bekerja tanpa harus memperoleh izin kerja terpisah selama masa tinggal yang diperpanjang, sementara anggota keluarga mereka juga dapat mengajukan permohonan untuk tetap tinggal di Taiwan, kata NDC.

Dibandingkan dengan sistem sebelumnya, perubahan ini memberikan lulusan lebih banyak waktu untuk mengeksplorasi pilihan karier dan menemukan pekerjaan yang sesuai setelah lulus, kata dewan tersebut.

Perubahan ini juga menyederhanakan proses perekrutan dengan menghilangkan kebutuhan bagi pemberi kerja untuk secara terpisah mengajukan izin kerja ke kementerian tenaga kerja selama masa tinggal yang diperpanjang, kata NDC.

Selama masa tinggal yang diperpanjang, lulusan tidak dikenakan pembatasan pada jenis pekerjaan profesional atau teknis yang dapat mereka ambil, kualifikasi pemberi kerja, atau ambang batas gaji minimum, menurut dewan tersebut.

Mereka dapat bekerja di bidang apa pun selama mematuhi undang-undang ketenagakerjaan, dan setelah masa tinggal yang diperpanjang berakhir, mereka dapat beralih ke program residensi lain berdasarkan sistem poin atau peraturan yang mengatur profesional asing, kata NDC.

NDC menambahkan bahwa mengizinkan lulusan asing untuk memasuki pasar tenaga kerja Taiwan dapat membantu memperkuat kumpulan tenaga kerja terampil di negara tersebut, meningkatkan daya saing industri, dan membantu perusahaan memperluas pasar ke luar negeri.

Hingga Juli, terdapat 25.000 lulusan asing yang bekerja di Taiwan, yang mencakup sekitar 40 persen dari seluruh pekerja profesional asing, menurut NDC.

Untuk membantu lulusan asing mengejar karier di Taiwan, Kantor Talent Taiwan, sebuah pusat layanan pemerintah yang didedikasikan untuk merekrut profesional asing dan membantu mereka beradaptasi dengan kehidupan di negara tersebut, menawarkan panduan tentang aplikasi kerja, bantuan visa, konsultasi satu lawan satu, dan pencocokan pekerjaan, kata NDC.

(Oleh Chao Min-ya, Ko Lin, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.