Taipei, 2 Agu. (CNA) Jalur Taifun Dolphin masih belum pasti hingga Sabtu (1/8), dan masih terlalu dini untuk memprediksi apakah taifun tersebut akan mempengaruhi cuaca di Taiwan, menurut Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA).
Pada pukul 8 pagi hari Sabtu, pusat taifun yang terbentuk pada Selasa pagi itu berada sekitar 3.880 kilometer di sebelah timur Tanjung Eluanbi, titik paling selatan Taiwan, dan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 24 kilometer per jam, kata CWA.
Badai tersebut membawa angin maksimum berkelanjutan sebesar 191 kph, dengan hembusan angin hingga 234 kph.
CWA dan Pusat Peringatan Taifun Gabungan Angkatan Laut AS menampilkan grafik peringatan di situs web mereka yang menunjukkan mata badai bergerak menuju pulau Okinawa dan kemungkinan akan berada sekitar 600 kilometer jauhnya pada 6 Agustus.
Ahli meteorologi independen Wu Der-rong (吳德榮) setuju. Mengutip model prakiraan cuaca Eropa, Wu mengatakan ada kemungkinan besar sirkulasi taifun akan mempengaruhi Okinawa saat bergerak ke barat menuju pulau Jepang tersebut dalam lima hari ke depan.
Wu memperkirakan hanya ada sekitar 10 persen kemungkinan sirkulasi luar taifun akan memengaruhi Taiwan bagian utara.
CWA mengatakan Taiwan diperkirakan akan tetap berada di bawah pengaruh sistem tekanan tinggi Pasifik pada minggu mendatang, dengan suhu siang hari diperkirakan mencapai 33-35 derajat Celsius di Taiwan bagian barat dan sekitar 33 derajat di bagian timur.
Suhu bisa naik di atas 36 derajat di wilayah Taipei Raya dan bagian tengah serta selatan Taiwan yang menghadap angin, kata agensi tersebut.
Di bawah pola cuaca musim panas yang khas ini, sebagian besar wilayah Taiwan diperkirakan akan mengalami langit cerah, meskipun hujan lebat di sore hari tetap mungkin terjadi di daerah pegunungan, tambah CWA.
Namun, CWA mengatakan tingkat kelembapan bisa meningkat pada paruh kedua minggu depan, membawa lebih banyak hujan seiring Dolphin mendekati Taiwan.
Selesai/