TRENDY TAIPEI 2026 akan digelar 16 hari dengan 4 aksi dari Indonesia

06/08/2026 14:14(Diperbaharui 06/08/2026 14:17)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Wali Kota Taipei, Chiang Wan-An dalam konferensi pers TRENDY TAIPEI 2026 di Taipei Music Center, Rabu. (Sumber foto: TRENDY TAIPEI)
Wali Kota Taipei, Chiang Wan-An dalam konferensi pers TRENDY TAIPEI 2026 di Taipei Music Center, Rabu. (Sumber foto: TRENDY TAIPEI)

Taipei, 6 Agu. (CNA) Pemerintah Kota Taipei akan kembali menggelar festival musik metropolitan internasional TRENDY TAIPEI 2026 pada 22 Agustus hingga 6 September dengan menghadirkan lebih dari 290 musisi dan pelaku industri musik dari dalam maupun luar negeri, empat di antaranya dari Indonesia, menurut siaran pers yang diterima oleh CNA, Selasa (5/8).

Mengusung tema “TAIPEI IN VIBES”, TRENDY TAIPEI tahun ini menggabungkan tiga fokus utama, yakni ekonomi konser, perkembangan industri musik, dan pemanfaatan ruang kota sebagai panggung pertunjukan, demikian dinyatakan dalam siaran pers tersebut.

Wali Kota Taipei Chiang Wan-an (蔣萬安) mengatakan penyelenggaraan perdana TRENDY TAIPEI pada tahun lalu berhasil menarik lebih dari 130.000 pengunjung dalam waktu 14 hari. Festival tersebut juga meraih penghargaan Platinum Winner pada ajang Muse Creative Awards di Amerika Serikat.

“Tahun ini kami memperluas skala penyelenggaraan dengan mengundang 290 grup dari dalam dan luar negeri yang akan menghadirkan lebih dari 150 pertunjukan. Kami juga memperkuat pertukaran industri musik Asia melalui berbagai platform internasional,” ujar Chiang dalam konferensi pers hari Selasa.

Salah satu agenda utama festival adalah JAM JAM ASIA, yang akan berlangsung pada 29–30 Agustus di Taipei Music Center. Festival tersebut menghadirkan tujuh panggung dengan lebih dari 80 penampil lintas genre, mulai dari pop, rock, hip-hop, jazz hingga musik eksperimental. Program ini dikuratori oleh sejumlah tokoh industri musik, termasuk Kay Huang (黃韻玲), Mavis Fan (范曉萱), Masa dari band Mayday, Dela dari KAO!INC., Mia Min Yen (嚴敏), dan Chris Liu.

Festival ini juga akan menjadi panggung bagi sejumlah musisi Indonesia. Empat penampil asal Indonesia dijadwalkan meramaikan JAM JAM ASIA 2026, yakni trio metal Voice of Baceprot (VOB) asal Garut, band psychedelic rock The Melting Minds asal Wonosari, proyek musik INIS, serta duo Amber × James yang merupakan bagian dari program pengembangan talenta OPEN LAB Taipei Music Center. Kehadiran mereka menunjukkan semakin besarnya representasi musisi Indonesia dalam salah satu festival musik internasional terbesar di Taiwan.

Selain pertunjukan di panggung utama, TRENDY TAIPEI juga menggandeng 27 live house di Taipei melalui program Taipei Live!, yang akan menghadirkan 78 pertunjukan selama enam pekan, menurut rilis tersebut.

Di sisi industri, Taipei Music Expo (TMEX) 2026 akan mempertemukan lebih dari 60 perusahaan musik dan manajemen artis dari kawasan Asia-Pasifik. Pameran tersebut diperkirakan dihadiri lebih dari 100 profesional industri internasional dengan agenda lebih dari 500 pertemuan bisnis, kata rilis tersebut.

Penyelenggara juga menyoroti tema teknologi dan keberlanjutan sebagai fokus utama TMEX tahun ini. Sejumlah organisasi dan festival internasional, seperti FUJI ROCK Festival, Busan International Rock Festival, Zandari Festa, Zepp, serta lembaga kreatif dari Jepang, Thailand, dan Vietnam dijadwalkan berpartisipasi.

Selain itu, forum TRENDY TALKS akan menghadirkan sembilan sesi diskusi mengenai musik, desain, fesyen, teknologi, dan industri kreatif dengan pembicara dari berbagai negara.

TRENDY TAIPEI juga akan membawa pertunjukan musik ke berbagai ruang publik melalui pameran interaktif, pertunjukan musik di kereta MRT Taipei, festival seni di kawasan Gongguan, hingga festival budaya jalanan yang menampilkan grafiti, modifikasi pakaian, dan tari K-Pop.

Festival ini diselenggarakan bersama oleh Departemen Urusan Kebudayaan Pemerintah Kota Taipei, Departemen Pengembangan Ekonomi Pemerintah Kota Taipei, Departemen Informasi dan Teknologi Pemerintah Kota Taipei, Taipei Music Center, serta Taipei Metro, dengan dukungan sejumlah perusahaan dan mitra industri.

(Oleh Muhammad Irfan)

Selesai/JA

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.