Jembatan Danjiang ditutup untuk pertama kalinya untuk latihan pemblokiran

07/08/2026 13:49(Diperbaharui 07/08/2026 13:49)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Personel militer menaiki kendaraan jembatan amfibi M3 dan perahu serbu di dekat Jembatan Danjiang selama hari ketiga latihan militer Han Kuang di New Taipei pada hari Jumat. Foto CNA 7 Agustus 2026
Personel militer menaiki kendaraan jembatan amfibi M3 dan perahu serbu di dekat Jembatan Danjiang selama hari ketiga latihan militer Han Kuang di New Taipei pada hari Jumat. Foto CNA 7 Agustus 2026

Taipei, 7 Agu. (CNA) Jembatan Danjiang di Taiwan utara ditutup untuk pertama kalinya pada hari Kamis (6/8) untuk latihan blokade defensif, dengan pasukan mendirikan rintangan guna memperpanjang garis pertahanan Sungai Tamsui dan mencegah pasukan musuh maju menuju Taipei.

Jembatan yang dibuka untuk lalu lintas pada bulan Mei ini menutup jalur ke arah selatan mulai pukul 8 malam hari Kamis hingga pukul 6 pagi hari Jumat untuk latihan tersebut.

Jalur ke arah utara serta jalur pejalan kaki dan sepeda tetap dibuka, menarik perhatian warga yang berhenti untuk menonton dan mengambil foto.

Setelah latihan dimulai, truk pengangkut, kendaraan militer, dan trailer sipil yang disita mengangkut material blokade ke jalur selatan.

Zona blokade berukuran lebar 13 meter dan panjang 200 meter serta dibagi menjadi tiga bagian, masing-masing sekitar 70 meter.

Rintangan yang digunakan meliputi 15 balok beton, penghalang baja berbentuk landak, kawat berduri, dan HESCO bastion buatan AS.

Personel militer mendirikan blokade menggunakan balok beton, landak baja, kawat berduri, dan bastion HESCO buatan AS di Jembatan Danjiang, New Taipei pada Kamis malam. Foto CNA 6 Agustus 2026
Personel militer mendirikan blokade menggunakan balok beton, landak baja, kawat berduri, dan bastion HESCO buatan AS di Jembatan Danjiang, New Taipei pada Kamis malam. Foto CNA 6 Agustus 2026

Militer berencana menyelesaikan pemasangan dalam waktu empat jam dan menghapus rintangan dalam waktu empat jam berikutnya. Latihan ini bertujuan untuk mengumpulkan data operasional dan meningkatkan persiapan pertahanan di masa depan.

Para insinyur meletakkan balok kayu di bawah balok beton untuk mencegah kerusakan pada permukaan jalan dan memastikan jembatan dapat dibuka kembali dengan aman untuk lalu lintas setelah latihan.

Satu kompi insinyur dikerahkan untuk latihan ini.

Para prajurit zeni memanjat pagar Jembatan Danjiang selama latihan blokade defensif di New Taipei pada Kamis malam. Foto CNA 6 Agustus 2026
Para prajurit zeni memanjat pagar Jembatan Danjiang selama latihan blokade defensif di New Taipei pada Kamis malam. Foto CNA 6 Agustus 2026

Sumber militer mengatakan kepada CNA bahwa latihan ini tidak terbatas pada jembatan itu sendiri, tetapi merupakan bagian dari persiapan blokade yang lebih luas di sepanjang Sungai Tamsui yang bertujuan memperkuat pertahanan kawasan secara keseluruhan.

Sumber tersebut mengatakan muara Sungai Tamsui dan Bali telah lama menjadi posisi pertahanan penting namun relatif terisolasi satu sama lain.

Sementara pembukaan Jembatan Danjiang telah meningkatkan transportasi lokal, hal ini juga dapat memberikan pasukan musuh rute tambahan untuk menyeberangi sungai dengan cepat dan maju ke arah Tamsui dan pusat Taipei setelah merebut garis pantai Bali atau Pelabuhan Taipei, kata sumber tersebut.

Seiring berkembangnya jembatan menjadi pusat transportasi baru, baik struktur jembatan itu sendiri maupun jalan penghubungnya telah menjadi titik pertahanan kunci, menurut sumber tersebut.

Dimasukkannya jembatan ini dalam latihan Han Kuang tahun ini dimaksudkan untuk melatih penutupan jalur-jalur penting dan menghadang pasukan musuh yang mencoba menyeberangi jembatan dan maju ke arah Taipei.

Pelabuhan Taipei, garis pantai Bali, dan muara Sungai Tamsui adalah lokasi pendaratan potensial utama bagi pasukan Tiongkok dan merupakan beberapa area kunci yang diuji dalam latihan Han Kuang tahun ini.

(Oleh Matt Yu, Sean Lin, dan Muhammad Irfan) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.