Hujan meteor Perseid dan planet-planet jadi sorotan pengamatan langit bulan Agustus

02/08/2026 14:12(Diperbaharui 02/08/2026 14:12)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Hujan meteor Perseid pada tahun 2023. Foto milik Museum Astronomi Taipei
Hujan meteor Perseid pada tahun 2023. Foto milik Museum Astronomi Taipei

Taipei, 2 Agu. (CNA) Bulan Agustus akan menawarkan beberapa fenomena langit menarik bagi para pengamat bintang, termasuk hujan meteor Perseid yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 13 Agustus, kata Museum Astronomi Taipei pada hari Sabtu (1/8).

Dalam siaran pers, museum tersebut mengatakan bahwa periode terbaik untuk mengamati Perseid adalah mulai sekitar pukul 8 malam pada 12 Agustus hingga fajar keesokan harinya.

Dengan Bulan yang berada di fase baru dan menyebabkan sedikit gangguan, jumlah meteor yang terlihat diperkirakan akan meningkat seiring berjalannya malam, dengan puncak sekitar 70 meteor yang terlihat per jam, kata museum itu.

Perseid dikenal dengan meteor-meteornya yang bergerak cepat dan relatif terang, dengan bola api yang sering muncul selama hujan meteor tersebut. Museum merekomendasikan untuk mencari area terbuka dengan pandangan langit yang tidak terhalang untuk menikmati pertunjukan ini.

Selain Perseid, Merkurius dan Venus, dua planet terdalam di tata surya, juga akan berada pada posisi yang baik untuk diamati pada bulan Agustus, kata museum tersebut.

Museum mengatakan Merkurius akan mencapai jarak pemisahan tampak terbesar dari Matahari pada 2 Agustus. Pada hari-hari sebelum dan sesudahnya, planet ini dapat dilihat rendah di langit timur sebelum fajar, kata museum itu.

Sementara itu, Venus akan mencapai jarak pemisahan tampak terbesar dari Matahari pada 15 Agustus, menawarkan satu-satunya kesempatan tahun ini untuk mengamati planet tersebut dalam kondisi tersebut.

Venus akan bersinar pada magnitudo -4,5, menjadikannya salah satu objek paling terang di langit malam setelah Bulan. Venus juga akan tampak berdampingan dengan bulan sabit tipis di langit barat saat senja, tambah museum itu.

(Oleh Chen Yu-ting, Ko Lin, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.