Taiwan finis peringkat kedua di Pony Palomino World Series

05/08/2026 14:59(Diperbaharui 05/08/2026 14:59)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei di Houston)
(Sumber Foto : Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei di Houston)

Washington, 4 Agu. (CNA) Tim Pony League Taiwan di divisi Palomino U-18 gagal meraih gelar Pony Palomino World Series hari Senin (3/8), setelah kalah 7-1 dari tuan rumah Laredo di pertandingan final meskipun sebelumnya tidak terkalahkan sepanjang turnamen.

Tim Taiwan, yang terdiri dari 19 pemain SMA dari Taoyuan, berhak mengikuti turnamen ini setelah memenangkan Wang Chen-chih Cup tahun ini, sebuah turnamen yang dinamai dari nama Tionghoa (王貞治) legenda bisbol Jepang Sadaharu Oh.

Turnamen yang berlangsung di Laredo, Texas, digelar dari 31 Juli hingga 4 Agustus. Taiwan memulai kampanyenya pada Sabtu dengan kemenangan 4-3 atas Puerto Rico, diikuti dengan kemenangan 11-4 melawan Harlingen di hari yang sama.

Pada Minggu, Taiwan mengamankan posisi di pertandingan final dengan kemenangan 2-0 atas Meksiko sebelum akhirnya kalah dari tuan rumah Laredo di babak final.

Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei di Houston dalam pernyataannya pada Selasa menyampaikan pesan ucapan selamat dari Presiden Lai Ching-te (賴清德) dan Wakil Presiden Hsiao Bi-khim (蕭美琴) kepada tim secara daring setelah upacara penghargaan.

Yvonne Hsiao (蕭伊芳), Direktur Jenderal Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei di Houston, memuji semangat juang para pemain, dengan mengatakan bahwa mereka "tidak hanya menunjukkan kekuatan bisbol Taiwan kepada dunia, tetapi juga membantu membangun jembatan persahabatan yang kuat melalui pertukaran olahraga antara Taiwan dan Amerika Serikat."

Tahun lalu, Taiwan memenangkan gelar Pony Palomino World Series saat diwakili oleh SMA Ku Pao Home Economics and Commercial dari New Taipei.

Oh lahir di Tokyo dari ayah berkewarganegaraan Tiongkok dan ibu berkewarganegaraan Jepang, dan telah tinggal sepanjang hidupnya di Jepang. Namun, ia diberi nama Tionghoa dan mempertahankan kewarganegaraan Republik Tiongkok (Taiwan) setelah didaftarkan sebagai warga negara Taiwan oleh ayahnya.

(Oleh Elaine Hou, Lee Chieh-yu, dan Nadine) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.