Taipei, 19 Juni (CNA) Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) pada hari Jumat (19/6) merekomendasikan untuk menikmati bacang ketan Taiwan, yang dikenal secara lokal sebagai zongzi (粽子), dengan saus pedas dan kopi dari negara-negara sekutu diplomatik sebagai cara baru merayakan Festival Perahu Naga.
Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial, Lin tidak menggunakan saus cabai Tionghoa untuk bacangnya, dan lebih memilih saus pedas dari Belize, salah satu negara sahabat diplomatik Taiwan di Amerika Tengah.
Untuk melengkapi hidangan, ia menyarankan untuk memadukannya dengan secangkir kopi Guatemala yang didinginkan.
"Suapan pertama adalah rasa yang akrab dari Festival Perahu Naga Taiwan; suapan kedua menghadirkan cita rasa penuh semangat dari negara sahabat kita. Lalu, akhiri dengan secangkir kopi Guatemala yang dingin," kata Lin. "Ini adalah momen Festival Perahu Naga paling membahagiakan bagi para pecinta karbohidrat."
Zongzi adalah bacang berbentuk segitiga yang terbuat dari ketan dan diisi dengan berbagai isian, mulai dari daging babi kecap hingga aneka kacang-kacangan. Makanan ini juga dikenal sebagai hidangan lokal yang tinggi kalori dan lemak serta rendah serat.
Taiwan merayakan Festival Perahu Naga setiap tahun pada hari kelima bulan kelima kalender lunar, yang jatuh pada 19 Juni tahun ini. Festival ini menampilkan berbagai kegiatan seperti lomba perahu naga, makan bacang, dan membuat "kantong harum" yang bertujuan untuk mengusir serangga yang menyengat dan menggigit yang berkembang biak di awal musim panas.
Selain bacang, telur berdiri juga merupakan salah satu tradisi yang dilakukan selama festival. Menurut kepercayaan populer, jika seseorang dapat menyeimbangkan telur secara tegak pada tengah hari di hari kelima bulan kelima kalender lunar, yang dikenal sebagai "jam Wu" (午時) dari pukul 11 siang hingga 1 siang, telur tersebut akan menyerap energi positif dari langit dan bumi, membawa keberuntungan sepanjang tahun.
Selesai/