Taipei, 19 Juni (CNA) Chang Cheng-wei (張正韋) dan Huang I-jou (黃逸柔) dari Taiwan memenangkan medali emas dalam ajang panahan beregu campuran compound di Piala Dunia yang diadakan di Turki hari Sabtu (13/6), dengan mengalahkan tim dari Denmark.
Pada babak final, Chang dan Huang mengalahkan tim Denmark yang terdiri dari Mathias Fullerton dan Tanja Gellenthien dengan skor 158-157 untuk memastikan kemenangan dan meraih emas setelah mencetak skor sempurna 40 pada empat anak panah terakhir.
Setelah dua babak pertama, pasangan Taiwan tersebut imbang dengan lawan Denmark mereka dengan skor 79-79, namun mereka tertinggal 119-118 setelah babak ketiga. Namun, dua angka sembilan pada empat anak panah terakhir dari tim Denmark memberikan peluang bagi Taiwan untuk menang.
Chang menembakkan delapan kali berturut-turut angka 10 selama babak final, yang menurut pelatih compound putra Lin Che-Wei (林哲瑋) menunjukkan ketenangannya di bawah tekanan.
Huang (36) anggota utama tim panahan compound putri Taiwan, sebelumnya pernah berpasangan dengan Chen Chieh-lun (陳界綸), pemanah Taiwan lainnya, untuk meraih medali emas beregu campuran pada Piala Dunia 2022 di Gwangju.
Kemitraan yang kuat ini mungkin memiliki implikasi sebesar Olimpiade.
Secara tradisional, kompetisi Olimpiade hanya diperuntukkan bagi busur recurve. Namun, busur compound akan melakukan debutnya di Olimpiade Los Angeles 2028, dengan nomor beregu campuran akan dipertandingkan sebagai nomor medali, menurut badan pengatur olahraga tersebut.
Dalam nomor individu busur recurve di Turki, tidak ada atlet Taiwan, baik di kategori putra maupun putri, yang berhasil melaju melewati babak 16 besar di kompetisi masing-masing.
Namun, tim putra Taiwan berhasil meraih medali perunggu, sementara tim putri dan tim campuran sama-sama kalah di perempat final pada nomor masing-masing melawan tim Korea Selatan.
Selesai/IF