Taipei, 16 Apr. (CNA) Ketua dan CEO Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), C.C. Wei (魏哲家), telah masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia tahun 2026 versi majalah Time.
Dalam daftar yang diterbitkan pada Rabu (15/4), Wei tampil dalam kategori "Perintis", salah satu dari enam kelompok yang juga mencakup Artis, Ikon, Pemimpin, Titan, dan Inovator.
Profil Wei ditulis Jensen Huang (黃仁勳), pendiri dan CEO raksasa cip kecerdasan buatan (AI) Nvidia, yang memuji kepemimpinan Wei dalam "salah satu perusahaan paling berpengaruh di dunia".
Dalam profil tersebut, Huang menggambarkan Wei sebagai pemimpin yang rendah hati tetapi disiplin, yang telah membawa TSMC menjadi lebih dari sekadar produsen cip.
Di bawah kepemimpinan Wei, perusahaan telah berkembang menjadi platform teknologi dasar bagi industri global, kata Huang.
Wei adalah "seorang pemimpin, mitra, dan teman yang telah saya kenal selama lebih dari 20 tahun", tulis Huang.
Wei sejak awal menyadari bahwa lanskap komputasi global sedang bergeser dari berfokus ke perangkat seluler ke AI, menurut kutipan tersebut.
Visi Wei membimbing transisi TSMC dari yang "hanya memproduksi cip menjadi juga menciptakan sistem terintegrasi dari cip -- yang dirakit dalam paket 3D yang kompleks dan segera akan terhubung dengan fotonik silikon", demikian disebutkan.
Kemajuan ini telah memungkinkan superkomputer AI Nvidia dan membantu mendorong revolusi AI saat ini, kata Huang.
Model pabrik murni TSMC, yang didirikan pendiri TSMC Morris Chang (張忠謀), dibangun atas dasar kepercayaan, keunggulan, dan kemitraan, dan semakin diperkuat di bawah kepemimpinan Wei, kata Huang.
Saat ini, komitmen konsisten TSMC kepada pelanggan -- dari era komputer pribadi hingga internet, perangkat seluler, dan kini AI -- telah membuat perusahaan ini menjadi "tak tergantikan", tambahnya.
"C.C. Wei benar-benar salah satu orang paling berpengaruh di zaman kita," pungkas Huang.
Tokoh global lain yang masuk dalam daftar tahun ini termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Tiongkok Xi Jinping (習近平), Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan Paus Leo XIV, di antara lainnya.
Selesai/JC