Ziarah Baishatun Mazu berakhir setelah prosesi selama delapan hari

21/04/2026 13:51(Diperbaharui 21/04/2026 13:51)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Sebuah patung Mazu diiringi masuk ke aula utama Kuil Gongtian di Kabupaten Miaoli pada Senin. (Sumber Foto : CNA, 20 April 2026)
Sebuah patung Mazu diiringi masuk ke aula utama Kuil Gongtian di Kabupaten Miaoli pada Senin. (Sumber Foto : CNA, 20 April 2026)

Taipei, 21 Apr. (CNA) Usungan tandu yang membawa dua patung Dewi Laut Mazu dari Kuil Gongtian Baishatun di Kabupaten Miaoli kembali ke markasnya pada Senin (20/4), menandai berakhirnya prosesi delapan hari menuju Kuil Chaotian, juga kuil Mazu, di Kabupaten Yunlin.

Dikelilingi oleh puluhan ribu umat, patung-patung tersebut diiringi masuk ke aula utama dan secara resmi didudukkan di dalam kuil.

Saat dewi kembali, area sekitar Kuil Gongtian dipadati kerumunan massa dan para peserta prosesi memenuhi gang-gang di sekitarnya, sementara rumah-rumah dan umat di sepanjang rute menyiapkan meja dupa untuk menyambut kepulangan Mazu ke Baishatun.

 

Kelompok relawan dan pelaku usaha juga mendirikan pos penyedia makanan dan minuman untuk membantu mengurangi kelelahan para peserta yang telah menempuh perjalanan panjang selama delapan hari terakhir.

Ziarah Mazu Baishatun dimulai pada 13 April dini hari dari Kota Tongxiao, dipimpin oleh tandu yang membawa tiga patung Mazu, salah satunya dari Kuil Mazu Shanbian yang berada di dekatnya. Prosesi ini diikuti oleh lebih dari 460.000 umat, jumlah yang mencetak rekor.

Pada 16 April, ratusan ribu peziarah mengiringi rombongan saat tiba di Kuil Chaotian, di mana tandu Mazu menjalani ritual “pengambilan api”. Rombongan kemudian memulai perjalanan pulang pada Jumat dini hari.

Ziarah Mazu Baishatun, salah satu peristiwa keagamaan paling penting di Taiwan, dikenal tanpa rute tetap, dengan arah dan pemberhentian yang diyakini mengikuti kehendak dewi melalui pergerakan tandu.

(Oleh Kuan Rui-ping, Elizabeth Hsu, dan Jennifer Aurelia)  

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.