#RT22: Perjalanan WNA Menghadapi KDRT di Taiwan, dari Tantangan sampai Harapan

20/04/2026 06:00

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) Taiwan antara 2020 hingga 2024, warga negara asing yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga berada diantara 1.800 hingga 2.000 orang, mereka terpaksa diam terbungkam karena ancaman ketakutan kehilangan anak dan hak untuk tinggal di Taiwan.

Meskipun hukum perlindungan kepada penyintas KDRT mampu memberikan perlindungan yang lebih kuat serta menjamin izin tinggal setelah perceraian, namun bagi imigran baru ini, kesenjangan antara kebijakan dan kenyataan masih sangat lebar.

Video ini mengikuti kisah tiga penyintas dari Vietnam, Indonesia, dan Tiongkok serta rekaman jejak perjalanan mereka dari memikul trauma hingga menuju ketangguhan, sekaligus menyoroti upaya berkelanjutan para advokat untuk mendorong sistem yang memberikan perlindungan nyata.

#AgoengTaiwan #FokusTaiwanIndonesia #imigran #IndonesiadiTaiwan #diaspora #diasporaIndonesia #kisahinspiratif

Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.