Kepolisian gelar razia skala besar lokasi pekerja migran di Zhongli

20/04/2026 12:10(Diperbaharui 20/04/2026 12:11)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Kantor Polisi Zhongli)
(Sumber Foto : Kantor Polisi Zhongli)

Taipei, 20 Apr. (CNA) Sebanyak 187 aparat dikerahkan dalam pemeriksaan dan razia di tempat-tempat berkumpulnya pekerja migran, tempat usaha hiburan khusus, dan jalan-jalan penghubung utama di Distrik Zhongli, Taoyuan pada Jumat (17/4) dan Sabtu, sebagai bagian dari sebuah operasi khusus, kata kepolisian.

Menurut Kantor Polisi Zhongli, pemeriksaan dalam dua hari yang dijalankan oleh berbagai unit ini direncanakan digelar di lebih dari 30 titik pemeriksaan, serta diperkuat dengan beberapa tim patroli dan pos pemeriksaan jalan untuk meningkatkan pengawasan wilayah dan pengecekan mobil.

Pemeriksaan difokuskan pada lokasi-lokasi seperti tempat karaoke, kelab malam, pusat permainan elektronik, serta bar dan warung makan tempat berkumpulnya pekerja migran, sementara juga ada penindakan terhadap mengemudi dalam keadaan mabuk serta pencegahan berkendara secara berbahaya, kata kepolisian.

Penertiban ini menjadi bagian dari sebuah operasi khusus yang berlangsung sejak 12 April hingga Sabtu, dengan fokus pada penindakan di titik-titik rawan kriminal dan aktivitas ilegal di wilayah tersebut, menurut Kantor Polisi Zhongli.

Selama periode operasi, berhasil diungkap 93 tersangka terkait 100 kasus kriminal, termasuk 36 penipuan, 18 narkotika, sebelas membahayakan keselamatan publik, serta enam pencurian, di antara yang lainnya, kata kepolisian. Pihak berwenang juga berhasil menangkap 27 buronan.

(Sumber Foto : Kantor Polisi Zhongli)
(Sumber Foto : Kantor Polisi Zhongli)

Terkait warga negara asing, sejak 6 April hingga Sabtu, ditemukan 28 pekerja migran hilang kontak, 13 orang dengan izin tinggal yang telah kedaluwarsa, serta empat kasus pelanggaran Undang-Undang Layanan Ketenagakerjaan, kata kepolisian.

Di antaranya, seorang wanita berusia 42 tahun yang datang ke Taiwan pada 19 Februari 2025 dengan visa turis ditangkap karena telah melewati izin tinggalnya yang berakhir pada 5 Maret di tahun itu, usai ditemukan sempat bersembunyi di toilet dalam pemeriksaan di sebuah restoran pekerja migran, kata kepolisian.

Selain itu, kata kepolisian, mereka juga menggerebek sebuah tempat perjudian mahyong di Jalan Zhongbei Bagian 2, dan menangkap 21 orang serta menyita uang hasil operasi ilegal lebih dari NT$30.000 (Rp16,3 juta), uang taruhan lebih dari NT$230.000, dan berbagai barang bukti.

Kepala Kantor Polisi Zhongli, Lin Ting-tai (林鼎泰) menegaskan bahwa tanpa mengenal waktu, polisi akan terus melakukan penempatan personel secara tepat, memanfaatkan teknologi dan analisis intelijen, meningkatkan pengawasan atas warga asing, serta memperkuat penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan.

(Oleh Jason Cahyadi)

Selesai/JA

(Sumber Foto : Kantor Polisi Zhongli)
(Sumber Foto : Kantor Polisi Zhongli)
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.