Berita Pilihan Taiwan Berbahasa Indonesia EP12

23/02/2026 18:21(Diperbaharui 23/02/2026 18:21)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

影片來源:Fokus Taiwan Indonesia
Berikut berita pilihan Taiwan berbahasa Indonesia CNA edisi ke-12:

Sambut Imlek 2026, Kepala KDEI Taipei masak bersama Wali Kota Taoyuan

Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo dan Wali Kota Taoyuan Chang San-cheng mengisi libur perayaan Tahun Baru Imlek dengan berpartisipasi dalam pembuatan video memasak spesial.

Dalam sesi memasak yang berlangsung interaktif dan penuh kehangatan, Wali Kota Taoyuan Chang San-cheng bersanding langsung dengan Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo untuk menyiapkan hidangan khas yang identik dengan momen kebersamaan keluarga saat Imlek.

Arif menyajikan "Nasi Goreng Spesial Telur" khas Indonesia, sementara Chang menampilkan kreativitasnya dengan memasak burger kreasi khusus berbahan lokal khas Taoyuan.

Arif mengatakan kegiatan ini bukan sekadar memasak, melainkan jembatan komunikasi kuliner dan budaya. Ia juga mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi undangan Pemerintah Kota Taoyuan untuk mempererat silaturahmi.

Chang mengatakan ia merasakan kehangatan yang mendalam dari melihat senyum para imigran baru yang berbagi kisah tentang bagaimana mereka berakar dan membangun kehidupan di Taoyuan.

Usai memasak, Arif dan Chang saling mencicipi hasil masakan masing-masing serta bertukar kesan bersama sejumlah warga Indonesia yang bekerja dan menetap di Taoyuan.

Menurut KDEI, kegiatan yang berlangsung di pusat kota Taoyuan ini menjadi simbol keharmonisan budaya serta wujud kerja sama erat antara komunitas Indonesia dan pemerintah daerah di Taiwan.

Polisi Taoyuan tangkap PMA hilang kontak di penyalaan kembang api mengganggu

Kepolisian di Taoyuan pada 16 Februari menangkap pekerja migran hilang kontak dalam penyalaan kembang api yang mengganggu masyarakat.

Take: Polisi melakukan penangkapan pada malam Tahun Baru Imlek. Kejadian ini berawal dari laporan pada larut malam tanggal 16 Februari, terkait penyalaan kembang api yang mengganggu ketertiban dan ketenangan di Distrik Dayuan, Kota Taoyuan. Polisi kemudian mendapati sejumlah pekerja migran tengah berkumpul.

Saat pemeriksaan identitas, seorang pria yang mabuk tidak dapat menunjukkan dokumennya dan berusaha melarikan diri. Setelah diamankan, ia diketahui adalah seorang pekerja migran hilang kontak asal Vietnam. Ia kemudian diserahkan ke otoritas imigrasi.

Keluarga imigran baru kurang mampu rayakan Imlek

Ratusan anggota keluarga imigran baru kurang mampu pada 8 Februari berkumpul untuk bersama-sama merayakan Tahun Baru Imlek dalam acara yang diselenggarakan Pearl S. Buck Foundation.

Take: Yayasan Pearl S. Buck menggelar 64 meja dan mengundang hampir 600 anggota keluarga penerima bantuan dari Vietnam, Indonesia, Filipina, hingga Myanmar untuk merayakan Tahun Baru Imlek. Mereka juga membagikan penghargaan, termasuk beasiswa dan bantuan pendidikan yang didukung FamilyMart.

Salah satu penerimanya menyebutkan bahwa sebelumnya keluarganya tidak pernah menikmati makan malam Tahun Baru Imlek karena ibunya sibuk mencari nafkah. Dukungan yayasan telah membuatnya bisa belajar tanpa kekhawatiran, dan kini ia aktif dalam pelayanan pendidikan di daerah terpencil.

Ketua yayasan, You Pei-wen berjanji pihaknya akan terus menegakkan semangat pembangunan berkelanjutan guna mendampingi keluarga imigran baru.

CEO yayasan, Franco Chen menyampaikan bahwa melalui beasiswa, kegiatan kamp, seminar, dan kunjungan ke tempat kerja, pihaknya dapat membantu anak-anak melewati batasan lingkungan dan meraih peluang untuk masa depan.

Tim Taiwan-Filipina cari inspirasi dari alam untuk pecahkan masalah

National Ilan University Taiwan dan De La Salle University Filipina tengah berkolaborasi untuk meriset peningkatan kinerja listrik sel bahan bakar mikroba melalui teknologi inovasi biomimetik.

Di dua laboratorium yang terpisah ribuan kilometer, tim peneliti dari Taiwan dan Filipina tengah berupaya menjawab pertanyaan yang sama, yakni bagaimana memanfaatkan sains yang terinspirasi dari alam untuk sekaligus mencapai dua tujuan: mengolah air limbah dan menghasilkan listrik.

Profesor Aristoteles Ubando dari De La Salle University mengatakan kedua pihak berharap konsep biomimetik dapat mengoptimalkan desain aliran fluida dalam sistem sel bahan bakar, sehingga memperkuat efektivitas pengolahan air limbah dan meningkatkan efisiensi pembangkitan listrik.

Profesor Wang Chin-tsan dari National Ilan University menyatakan, kerja sama ini tidak hanya mendorong inovasi teknologi, tetapi juga menyediakan platform untuk pertukaran mahasiswa dan pengembangan talenta internasional.

Tim peneliti berharap proyek ini dapat menjadi contoh konkret bagaimana kerja sama akademik Taiwan-Filipina dapat diubah menjadi manfaat publik dan industri, sekaligus meletakkan dasar bagi kerja sama jangka panjang di bidang teknologi berkelanjutan.

(Oleh Jason Cahyadi dan Muhammad Irfan)

影片來源:Fokus Taiwan Indonesia
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.