Taipei, 26 Juli (CNA) Pemasok minyak milik negara, CPC Corp., Taiwan, mengumumkan pada hari Sabtu bahwa mereka akan menaikkan harga bensin dan solar domestik masing-masing sebesar NT$0,7 (Rp387,85) dan NT$0,5 per liter pada pekan depan, sebagai respons terhadap lonjakan harga minyak mentah internasional di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
CPC mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya akan menaikkan harga menjadi masing-masing NT$30,5, NT$32,0, dan NT$34,0 per liter untuk bensin tanpa timbal oktan 92, 95, dan 98 mulai tengah Senin tengah malam hingga 2 Agustus.
Harga yang direkomendasikan untuk solar premium akan naik menjadi NT$29,3 per liter selama periode yang sama, kata CPC.
Di bawah mekanisme harga mengambang CPC, yang didasarkan pada pembobotan 70 persen minyak mentah Dubai dan 30 persen minyak mentah Brent, rata-rata harga minyak internasional naik menjadi US$90,08 (Rp1,614 juta) per barel pekan ini, dari US$78,82 pekan lalu.
Pelemahan dolar Taiwan juga meningkatkan biaya pembelian minyak mentah CPC, menurut pemasok minyak tersebut.
Meskipun memutuskan akan menaikkan harga bahan bakar domestik, CPC masih akan menanggung kerugian sebesar NT$2,3 per liter dari penjualan bensin dan NT$3,6 per liter dari penjualan solar, kata perusahaan.
Sejak perang di Timur Tengah pecah pada akhir Februari, CPC memperkirakan telah menanggung kerugian sebesar NT$15,71 miliar per Minggu karena tidak sepenuhnya mencerminkan kenaikan harga minyak mentah internasional pada harga bahan bakar lokal untuk meredam tekanan inflasi sebagai bagian dari langkah stabilisasi harga pemerintah.
Selesai/JC
Selesai/