Taipei, 26 Juli (CNA) Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan hari Sabtu (25/7) memperpanjang program vaksinasi COVID-19 yang didanai pemerintah hingga 28 September, dengan alasan gelombang infeksi baru dan tingkat vaksinasi yang terus-menerus rendah di antara kelompok berisiko tinggi.
Program ini, yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada 31 Juli, memungkinkan siapa saja berusia 6 bulan ke atas yang belum menerima vaksin COVID-19 musim ini untuk mendapatkan vaksinasi secara gratis.
CDC mengumumkan perpanjangan ini setelah Taiwan memasuki fase epidemi COVID-19 yang baru, dengan kunjungan rawat jalan dan ruang gawat darurat meningkat 66,5 persen pada 12-18 Juli dibandingkan pekan sebelumnya.
Menurut juru bicara CDC Tseng Shu-hui (曾淑慧), lebih dari 90 persen orang yang mengalami COVID-19 berat musim ini belum menerima vaksin COVID-19 musim ini. Sebagian besar kasus terjadi pada orang dewasa berusia 65 tahun ke atas dan orang dengan penyakit kronis, kata Tseng.
Hingga 24 Juli, sekitar 1,74 juta dosis vaksin COVID-19 musim ini telah diberikan. Di antara orang berusia 65 tahun ke atas, 21 persen telah menerima dosis pertama, sementara hanya 0,56 persen yang telah menerima dosis kedua.
Lembaga tersebut mengatakan sekitar 443.000 dosis vaksin masih tersedia, termasuk vaksin mRNA Moderna dan vaksin berbasis protein Novavax.
Vaksin Novavax akan kedaluwarsa pada 31 Juli dan akan dibuang setelahnya. Batch vaksin COVID-19 berikutnya diperkirakan baru akan tersedia pada bulan Oktober, kata CDC.
Selesai/JC